Oleh: Indah Noviariesta Bagi seorang penulis yang baik, sesungguhnya ketahanan mental jauh lebih utama daripada meraih kesuksesan secara cepat. Untuk itu, hidup
Tag: Indah Noviariesta
Konsistensi Mengalahkan Motivasi
Oleh: Indah Noviariesta Ledakan semangat atau motivasi yang disusupkan kepada para penulis muda, seringkali bersifat instan dan sesaat. Akan tetapi, konsistensi dan ketekunan
Menyoal Kreasi dan Karya Berkualitas
Oleh: Indah Noviariesta Saat ini, kesibukan manusia diidentikkan dengan status sosial dan pencapaian angka-angka digital. Sementara itu, banyak orang tak tersadarkan akan
Ilusi Merancang Kesenangan Hidup bagi Umur Tua
Oleh: Indah Noviariesta Ada relevansi antara novel George Orwell, “Nineteen Eighty Four” (1984) dengan novel Hafis Azhari, Pikiran Orang Indonesia (POI), bahwa di dunia
Kabar Keluarga Pak Martin
Di musim dingin tahun 1976 seorang lelaki paruh baya rutin bertandang ke rumah kami, memberi permen berwarna-warni, dan berharap bisa mendapat kabar
Tak Mau Jadi Bintang
Saya tidak tahu apakah kontrak yang ditandatangani Ibu dengan pihak teve itu mengikat atau tidak. Tahu-tahu saya diajak untuk mengisi formulir pendaftaran,
Perjalanan Hidup Sang Sufi
“Cara lain tak mungkin ditempuh lagi,” dengan suaranya yang serak dan batuk-batuk kecil, Kiai Muskil berjalan agak sempoyongan tertatih-tatih. Baginya, usaha sudah
Ihwal Buku Jihad Pendidikan
Oleh: Indah Noviariesta Buku berjudul “Jihad Pendidikan” karya Abah Bazari Syam (Ketua Umum MUI Banten) telah menyebar luas di kalangan akademisi dan
Jam Tangan Sang Gadis
Gadis remaja itu duduk termenung di bangku panjang di serambi kantor kelurahan. Beberapa orang yang memerhatikannya mendekat. Di pelipis kirinya tergores luka
Menyingkap Kebatinan Orang Banten
Oleh: Indah Noviariesta Menarik sekali menanggapi perbincangan tentang buku terbaru K.H. Bazari Syam (Ketua MUI Banten) bertajuk “Jihad Pendidikan: Psiko Religiusitas Abah
Antara Kekuatan Fisik dan Spiritual
Oleh: Indah Noviariesta Perdebatan dua kubu antara yang pro dan kontra Kiai Imaduddin, sebenarnya bermuara pada perdebatan abadi tentang yang empiris dan
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




