“Kemudahan teknologi adalah jembatan yang indah, namun jika kita lupa cara berjalan sendiri, kita hanya akan menjadi tawanan di ujung jembatan tersebut.”
Tag: Esai
Runtuhnya Monopoli Kesalehan dan Eksodus Sunyi Manusia Modern
Agama sering kali mati bukan karena diserang oleh skeptisisme, melainkan karena ia tidak lagi mampu memberikan jawaban bagi pencarian manusia yang terus
Ketika Orang Mulai Berpikir
Mengapa Nusa Tenggara Timur (NTT) Terus Dimiskinkan? Tentang Rasa Rendah Diri, Kuasa, dan Mesin Oligarki. Di negeri ini, kemiskinan sering dibicarakan seperti
Sinyal dan Tanda-Tanda Akhir Zaman
(Disarikan dari surah Al-Kahfi dalam Al-Quran) Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Al-Quran kepada Muhammad, sebagai kata-kata yang lurus, juga sebagai
Impian Surgawi Kaum Hedonis
Oleh: Wawan Sanpala Pulau surgawi yang didesain oleh Jeffrey Epstein, dan didedikasikan untuk kaum hedonis dari kalangan selebriti, politisi hingga pengusaha dan
Belajar untuk Lulus, Bukan untuk Hidup: Potret Sistem Pendidikan Tradisional Indonesia dalam Cermin Abad ke-21
Selama puluhan tahun, sistem pendidikan tradisional Indonesia (pendidikan abad ke-20) dijalankan dengan asumsi dasar bahwa semakin padat kurikulum, semakin banyak materi yang
Keteraturan dan Kemunduran Politik Indonesia
Kali ini kita meringkas buku; Francis Fukuyama yang berjudul “Political Order and Political Decay: From the Industrial Revolution to the Globalization of
Pembelajaran Eksperiential Menggunakan Model 70:20:10 untuk Mencapai Kompetensi Global
Experiential learning adalah suatu proses di mana pengetahuan diciptakan melalui transformasi pengalaman nyata. Pengetahuan merupakan hasil dari kombinasi memahami pengalaman konkret dan
Noel dan Harga yang Harus Dibayar dari Menggadaikan Integritas Diri
“Siapa yang hidup dari menjilat, akan mati karena lidah yang mengering” (Voltaire). Kemarin, nubuat itu tergenapi. Kalimat itu menemukan pemenuhannya pada Imanuel
Kebebasan Macam Apa yang Dimiliki Orang Miskin?
Pada 1947, Amartya Sen yang masih bocah menemukan Kader Mia, seorang buruh Muslim, terkapar bersimbah darah. Ia ditikam saat melintasi wilayah Hindu
Jiwa yang Tidak Lagi Bertanya
Sebuah refleksi tentang evolusi kesadaran manusia Pada suatu masa ketika bertanya saja sudah dianggap sebagai dosa. Hingga kemudian datang masa lain berganti,
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- …
- 5
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











