Oleh: Fidelis Roy Maleng Salah satu paradoks terbesar demokrasi Indonesia pasca-Reformasi ialah kenyataan bahwa perluasan prosedur demokrasi tidak selalu diikuti oleh pendalaman
Tag: Demokrasi
Bangsa yang “Kehilangan Arah” Setelah Reformasi
DUA puluh delapan tahun setelah Reformasi 1998, kita dipaksa menghadapi kenyataan yang tidak nyaman: musuh terbesar Reformasi bukan lagi sisa-sisa Orde Baru,
“Gaduh NasDem” Jangan Redupkan Problem Publik
Dalam beberapa hari terakhir ruang publik kembali dipenuhi kegaduhan politik terkait arah baru Partai NasDem. Spekulasi tentang kemungkinan peleburan dengan Partai Gerindra,
Multipolaritas dan Gelombang Autokratisasi Mewabah
“Energi telah menjadi senjata perang, dan Eropa harus belajar hidup tanpa ketergantungan pada Rusia.” – Josep Borrell, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni
Jürgen Habermas dan Demokrasi yang Berbicara
(Catatan atas Wafatnya Seorang Filsuf Ruang Publik) Wafatnya Jürgen Habermas pada 14 Maret 2026 dalam usia 96 tahun menutup sebuah bab penting
Refleksi Kritis Atas Cinta dan Kebenaran: Ujian Demokrasi di Nusa Tenggara Timur
Oleh: Matheus Tnopo Demokrasi pada dasarnya lahir dari dua kekuatan moral yang mendalam: cinta dan kebenaran. Cinta mendorong manusia untuk keluar dari
Dari Hak Bangsawan ke Hak Rakyat: Refleksi Demokrasi Eropa dan Tantangan Indonesia
Oleh: Gregorius Sahdan Perkembangan demokrasi di Eropa menunjukkan bahwa hak pilih tidak lahir sebagai hak alami seluruh warga negara. Ia merupakan hasil
Merefleksikan Kembali Makna Hari Sumpah Pemuda
Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia kembali menengok satu babak penting dalam sejarah perjalanan menuju kemerdekaan — Sumpah Pemuda 1928. Hari itu
Demokrasi yang Disandera Aparat
Oleh: Adonia Anastasia Bani Dalam situasi yang menegangkan ketika opini rakyat digiring mengikuti ambisi aparat kepolisian, sementara ketimpangan ekonomi semakin menjauh dari
Universitas Paramadina Gelar Konferensi Internasional Bahas Demokrasi, Kemakmuran, Keberlanjutan dan Perdamaian
RADARNTT, Jakarta – Universitas Paramadina sukses menyelenggarakan International Conference on Democracy, Prosperity, Sustainability, and Peace: Problems and Prospects di Kampus Cipayung, Jakarta
Apakah Pancasila Dikubur dalam Timbunan Retorika?
Pada pertemuan Paus Johanes Paulus II ada berpesan “Jaga Pancasila jiwa bangsa Indonesia, karena warisan untuk dunia” Sekarang memang bukan di bulan
- 1
- 2
- …
- 5
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










