RENUNGAN SINGKAT
Setiap peristiwa di dalam hidup kita adalah cara ALLAH menyatakan diriNYA, menunjukkan KASIHNYA kepada kita. Setiap Waktu di dalam hidup kita adalah WAKTUNYA. Setiap rencana di dalam hidup kita adalah RENCANNYA bagi kita. Yang perlu kita lakukan saat ini adalah membiarkan diri kita dibawa oleh ALLAH, oleh KASIHNYA untuk masuk di dalam waktuNYA.
Dalam waktu, masa, saat dan moment ini, kita pun mengalami KASIH ALLAH yang sungguh nyata. Nah, ketika kita memiliki pengalaman akan kasih Allah ini di dalam hidup kita, maka kita akan mengasihi Allah dengan segenap jiwa, raga, pikiran, perkataan dan seluruh diri kita.
Agar dapat memiliki pengalaman akan KASIH ALLAH ini, maka kita harus menenggelamkan diri kita pada FIRMANNYA. Bukankah demikian yang YESUS tegaskan dalam bacaan Injil hari ini, ketika IA berkata kepada orang-orang Yahudi “JIKALAU KAMU TETAP DALAM FIRMANKU, KAMU BENAR-BENAR ADALAH MURIDKU” (Yoh 8:31).
Yesus mengatakan demikian, karena buah dari tinggal dalam Firman Allah adalah hidup dalam kebenaran dan tidak menjadi budak dosa. Selain itu, adalah semakin bertumbuhnya RASA UNTUK MENGASIHI ALLAH DAN MENGASIHI DIA YANG DIUTUS BAPA YAITU YESUS SENDIRI.
Kita harus memiliki rasa ini di dalam hidup ini. Rasa yang membangkitkan kecintaan dan penyerahan diri yang total pada rencana dan kehendak ALLAH. Rasa yang membuat kita semakin mencintai SabdaNya dan hidup dari dan dalam SabdaNya saja. Firman Allah tidak boleh hanya berhenti pada pembacaan tetapi harus meresap di dalam hati kita dan berujung pada sebuah pengalaman pribadi akan Firman Allah yang sungguh hidup dan menghidupi kita.
TABE MOMANG
Dasar Biblis Dan. 3:14-20,24-25,28; MT Dan. 3:52,53,54, 55,56; Yoh. 8:31-42
Oleh: Reverendus Dominus [RD]. RIANO TAGUNG. / Pastor Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus Pota







