Menerima Yesus dengan Hati yang Tulus

oleh -1343 Dilihat
banner 468x60

PERCAYAKAN SEMUANYA KEPADA YESUS. Ada hikmat, Kebijaksanaan Ilahi yang dicurahkan kepada kita. Kita TIDAK MEMILIKI APA-APA, karena itu kita pasti DITOLAK, DIABAIKAN, TIDAK BERARTI, tidak diperhitungkan oleh sesama kita. Apalagi bila kita TIDAK BERKEMAMPUAN APA PUN, kita pasti tidak akan dihargai.

Tetapi, di dalam DIA, itu tidak menjadi ukuran. Yang ditolak manusia, DIA menerima dengan sukacita. Yang diabaikan, DIA perhatikan, Yang tak berarti, DIA perhitungkan. Jauh dari semuanya itu, DIA AKAN MELAKUKAN SEGALANYA DI DALAM HIDUP KITA, BILA KITA MAU MEMASRAHKAN SELURUH HIDUP KITA KEPADA ALLAH, bila kita mau menerima YESUS dengan hati yang tulus.

Salah satu pengalaman di dalam hidup kita yang selalu membuat kita merasa kurang dicintai dan dihargai adalah pengalaman ditolak. Ketika seluruh dunia menolak kita, YESUS selalu ada buat kita. YESUS selalu mencintai kita. YESUS selalu mengasihi kita.

Kalau dunia menolak kita, janganlah bersedih hati. Injil hari ini mengisahkan kepada kita tentang YESUS yang ditolak, diabaikan dan tidak dihargai di tempat asalNYA. Alasanya jelas yaitu karena latar belakang, status sosial, profesi dan kedudukan.

Pengalaman ditolak seperti yang dialmi oleh YESUS juga sering kita alami dalam kehidupan harin kita. alasa-alasan klasik, seprti latar belakang, profesi dan jabatan, ukuran berjas dan berdasi, bermotor atau bermobil, bersepatu atau tak berkasut, selalu menjadi alasan dasar untuk menerima atau untuk mengabaikan atau menolak kehadiran orang lain.

Kita cenderung membatasi pergaulan atau relasi seturut gambaran duniawi. Kita kurang mampu untuk menembus dinding-dinding kemanusiaan kita. seseorang dihargai dan dihormati bila seseorang memiliki pekerjaan, status sosial, berpakaian rapi, memiliki ini itu. Sebaliknya, ketika seseorang tidak memiliki apa-apa, maka tingkat penghormatan dan penghargaan pun semakin berkurang.

Sebagai pengikutNya, kita diundang untuk menerima semua orang tanpa kecuali. Pandanglah sesama kita dengan tatapan kasih ALLAH dan lihatlah di dalam setiap orang YESUS yang bersemayam. Ketika kita sungguh menerima YESUS dengan penuh sukacita di dalam hidup kita maka kita akan menerima kehadiran sesama dengan penuh sukacita pula. YESUS mengasihi kita tanpa syarat, tanpa pamrih, tidak memandang buluh, lantas apa sebabnya kita mengasihi dan menerima sesama harus ada syaratnya?

Terlalu muliakah kita sehingga kita mengabaikan dan menolak kehadiran sesama di jalan panggilan kita? Kita ini sama. Berasal dari tanah yang sama. Dan akan kembali ke tanah yang sama. Karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk saling mencerca, saling membenci, saling mengabaikan satu sama lain.

Mariilah kita membuka seluruh hidup kita, kita buka bagi hadirnya YESUS di dalam hati kita agar DIA sungguh meraja di dalam hidup kita dan kita pun terbuka mata hati kita untuk menerima sesama yang hadir di jalan hidup kita dengan penuh sukacita. TUHAN tidak pernah menolak kita.

Manusia yang tidak memiliki YESUS di dalam hatinya, pasti akan menolak kehadiran sesamanya. Adalah sebuah kebohongan terbesar bila orang menerima YESUS di dalam hidupnya tetapi dia menolak kehadiran sesama yang sungguh nyata di dalam hidupnya.

Dasar Biblis Injil Matius 13 : 54-58

Oleh: Pastor Riano Tagung, Pr

(Pastor Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus Pota Manggarai Timur-Flores-NTT)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.