Ikut Yesus! Siapa Takut?

oleh -1401 Dilihat
banner 468x60

YESUS tidak pernah memaksa kita untuk mengikutiNYA, untuk menjadi muridNYA. Memilih untuk menjadi pengikut YESUS adalah sebuah pilihan bebas. Sebab itu, mengikutiNYA bukanlah sebuah keputusan yang mudah, bukan pula sebuah keputusan yang lahir dari keterpaksaan. Mengikuti YESUS harus lahir dari keputusan bebas, yang dalam keputusan itu mengalir kesiapsediaan dan kerelaan untuk menanggung resiko, berani memikul salib seperti DIA.

Banyak murid Yesus mengikutiNya ke mana saja Ia pergi. Mereka mempunyai kesempatan lebih baik dan berharga untuk melihat YESUS lebih dekat. Akan tetapi, kedekatan yang mereka jalin tidak menyentuh hati mereka. Jalinan relasi yang mereka bangun hanyalah sebuah jalinan lahiriah dan YESUS tahu bahwa mereka belum sungguh-sungguh berelasi secara nyata denganNya. Mereka belum sungguh menyentuh HATI YESUS dan tinggal di dalam YESUS dan mengikutiNya dengan kesungguhan hati. Oleh karena itu, sedikit goncangan yang Yesus berikan kepada mereka untuk menyadarkan mereka untuk bangun dan bergerak membuat mereka berani mengambil keputusan ada yang setia mengikuti Yesus dan ada yang mengundurkan diri.

Hari ini, perkataan Yesus menimbulkan pergulatan besar bagi para muridNya. Ada yang tidak siap mendengarkannya memilih untuk mengundurkan diri dan tidak lagi mengikutiNya. Namun, ada yang bertahan dan siap mendengarkannya sebab mereka telah memiliki kontak pribadi yang nyata dan intim dengan Yesus. Melihat kenyataan itu, Yesus melontarkan sebuah pertanyaan kepada Simon Petrus: “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” Dengan penuh iman dan penyerahan diri yang total kepada Kehendak Allah, Simon Petrus menjawab: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal. Kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”

Butuh sebuah jawaban yang pasti dan mantap dalam mengikuti YESUS. Simon Petrus telah menunjukkannya. Terkadang kita gagal dalam mengikuti YESUS bukan karena karena tidak mampu untuk mengikutiNya tetapi karena kita tidak berani untuk memberikan jawaban atas panggilanNya. Apapun panggilan hidup kita saat ini, Yesus telah memilih dan memanggil kita; dan kini apa jawaban kita? Apakah kita akan mengundurkan diri karena kita tahu bahwa menjadi murid YESUS harus memikul salib? Ataukah kita tetap menjadi muridNYA dan berusaha dengan segala keterbatasan dan kekurangan kita belajar untuk SETIA?

TERIMA KASIH TUHAN ATAS RAHMAT DAN CINTAMU YANG MENGALIR DALAM HIDUP INI SEHINGGA ENGKAU TELAH MENUNTUN PERJALANAN RENUNGAN HARIAN KATOLIK SENDAL SERIBU INI SAMPAI DIUSIANYA KE-8 TAHUN. SEMOGA MELALUI RENUNGAN YANG SINGKAT DAN SEDERHANA INI SEMAKIN BANYAK MENJARING JIWA UNTUK MENGENAL, MENGALAMI BETAPA LEZATNYA SABDAMU DAN BETAPA INDAH TINGGAL DI DALAM HADIRATMU. BIARLAH MELALUI RENUNGAN INI, SEMAKIN BANYAK JIWA MENJUMPAI DAN MENGALAMI YESUS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DENGAN PENGANTARAAN KRISTUS TUHAN KAMI, AMIN.

TABE MOMANG

Dasar biblis Kis. 9:31-42;Mzm. 116:12-13,14-15,16-17;Yoh. 6:60-69.

Oleh: Reverendus Dominus [RD]. RIANO TAGUNG / Pastor Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus Pota

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.