Tanda-Tanda Akhir Zaman

oleh -797 Dilihat
banner 468x60

(Disarikan dari Ayat-ayat Quran tentang Hari Kiamat)

Bintang yang Terang

(Surat at-Thariq)

Demi langit dan sesuatu yang datang di malam hari.

Tahukah kamu apakah yang datang di malam hari itu?

Itulah bintang yang bersinar tajam, dan cahayanya menembus.

Setiap orang pasti ada penjaganya, hendaklah dia memperhatikan dari mana diciptakan?

Dia diciptakan dari setetes air (mani) yang memancar, yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.

Sesungguhnya Allah Maha Kuasa untuk mengembalikan setiap manusia agar hidup kembali, pada hari ketika ditampakkan segala rahasia.

Saat itu, tak ada lagi kekuatan dan penolong baginya.

Demi langit yang menurunkan hujan, dan bumi yang menumbuhkan tanaman, Al-Quran ini adalah kata-kata yang membedakan antara kebenaran dan kebatilan.

Orang-orang tak beriman itu telah melakukan siasat licik, dan kelak Aku akan membalasnya dengan siasat-Ku.

Biarlah Kami beri kesempatan untuk sementara waktu, agar mereka bersenang-senang dalam kehidupan dunia ini. (*)

Berguncang

(Surat al-Zalzalah)

Ketika bumi diguncangkan dengan guncangan dahsyat.

Ia akan mengeluarkan isi perutnya, lalu manusia akan saling bertanya,

“Apa yang terjadi dengan bumi ini?”

Pada hari itu bumi akan mengabarkan suatu berita tentang apa yang telah dilakoni manusia, karena Tuhan telah memerintahkannya.

Pada hari itu pula manusia akan keluar dari kuburnya, dalam keadaan terpisah satu sama lain.

Mereka akan diperlihatkan balasan atas apa-apa yang telah diperbuatnya.

Bagi siapa yang melakukan kebaikan sekecil atom, dia akan mendapatkan balasannya, juga bagi siapa yang melakukan kejahatan sekecil atom, dia pun akan mendapatkan balasannya. (*)

Hari Kiamat

(Surat al-Qiyamah)

Aku bersumpah demi hari kiamat, dan demi jiwa-jiwa yang akan menyesali dirinya.

Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak mengumpulkan kembali tulang-belulang yang telah terkubur?

Bahkan Kami sanggup menyusun kembali jari-jemari mereka dengan sempurna.

Tetapi, manusia selalu cenderung pada kemaksiatan dan dia menyangsikan datangnya hari kiamat.

Sampai kemudian, tiba-tiba datanglah waktunya.

Ketika mata mereka terbelalak ketakutan, bulan yang redup kehilangan cahayanya, serta matahari dan bulan sudah didekatkan.

Pada hari itu manusia saling bertanya panik,

“Ke mana kita harus berlindung?”

Hanya kepada Tuhanmu tempat berlindung.

Pada hari itu diberitakan kepada manusia tentang apa yang dia lakukan, serta apa yang dia abaikan.

Bahkan, manusia akan menjadi saksi bagi dirinya sendiri, walaupun menampik dengan berbagai alasan.

Karena itu, janganlah membaca dan memahami Quran secara tergesa-gesa.

Biarlah Kami yang memberi petunjuk dalam hatimu.

Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, pahami dan turutilah bacaan-bacaan itu.

Setelah itu, tugas Kami-lah yang akan menjelaskannya.

Jangan tergesa-gesa dan mencintai dunia berlebihan, serta mengabaikan negeri akhirat.

Kelak wajah orang-orang beriman pada hari itu bercahaya dan berseri-seri, karena dapat memandang wajah Tuhannya.

Sedangkan wajah orang-orang tak beriman akan bermuram durja, karena saatnya yakin akan datangnya malapetaka yang hendak menimpa hidup mereka.

Dan ketika nyawa telah sampai di kerongkongan, maka akan ditanyakan pada mereka,

“Siapa yang akan dapat mengembalikan?”

Mereka yakin itulah hari perpisahan dengan dunia yang dicintainya, hingga saling bertautlah betis kiri dengan betis kanan mereka.

Pada saat itu mereka akan dihalau menuju Tuhannya, karena mereka tidak membenarkan Al-Kitab dan utusan-Nya, serta tak mau melaksanakan ajaran-Nya.

Tetapi justru mendustakan dan berpaling dari kebenaran, dan mereka berkumpul bersama keluarganya dengan angkuh.

Pada hari itu, sungguh malapetaka akan menimpa mereka, karena mengira akan bebas dari pertanggung jawaban.

Padahal, mereka hanya dilahirkan dari setetes air mani, yang kemudian dikokohkan dan disempurnakan dalam kandungan ibu.

Lalu, Tuhan-lah yang menentukan apakah ia menjadi seorang lelaki ataukah perempuan.

Bukankah Allah Maha Kuasauntuk menghidupkan manusia dari kematiannya? (*)

Bergulung-gulung

(Surat at-Takwir)

Ketika saatnya matahari digulung, bintang-bintang berjatuhan, gunung-gunung dihancurkan, unta-unta hamil ditinggalkan pemiliknya, bintang-bintang dikumpulkan, dan lautan dipanaskan.

Ketika saatnya roh-roh dipertemukan dengan tubuhnya.

Bayi perempuan yang dipersembahkan, akan ditanyakan:

“Dosa apa yang kamu lakukan, hingga dia membunuhmu?”

Ketika saatnya catatan perbuatan ditampakkan, langit-langit dilenyapkan, neraka Jahim dinyalakan, alam Surga didekatkan, setiap jiwa akan menyaksikan apa-apa yang telah dikerjakannya.

Aku bersumpah demi bintang-bintang, yang beredar lagi terbenam, demi malam apabila telah larut, dan ketika fajar mulai menyingsing.

Sesungguhnya Al-Qur’an ini adalah firman Tuhan yang disampaikan melalui Jibril utusan-Nya, Malaikat yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah (Arsy), dan juga sangat dipercaya.

Sungguh, Muhammad bukanlah orang gila, dan dia menyaksikan Jibril di ufuk yang terang.

Muhammad bukanlah orang yang kikir untuk menjelaskan dan memberitakan hal-hal gaib.

Al-Qur’an ini bukanlah bisikan setan yang terkutuk.

Maka, ke manakah kamu hendak bergantung?

Al-Quran ini adalah peringatan bagi semesta alam, bagi mereka yang ingin menempuh jalan yang lurus.

Tetapi, kamu tidak dapat berkehendak, kecuali jika mendapat izin dan kehendak Allah, Tuhan semesta alam. (*)

Berserakan

(Surat al-Infithar)

Ketika langit sudah terbelah, dan bintang-bintang jatuh berserakan, serta lautan meluap dan pekuburan terbongkar.

Pada saat itu, setiap jiwa akan mengetahui apa yang diperbuatnya, serta apa yang diingkarinya.

Wahai manusia, apa yang membuat kalian terpedaya, hingga berani berpaling dati Tuhan Yang Mulia.

Yang telah menciptakanmu, serta menyempurnakan proses kejadianmu, bahkan menjadikan susunan tubuhmu seimbang?

Dia pun Berkuasa untuk menyusun tubuhmu, lalu mengapa kalian mengingkari hari pembalasan?

Sesungguhnya, di sisi kalian malaikat-malaikat pengawas, yang mencatat amal perbuatan kalian di dunia, serta mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.

Sesungguhnya, orang-orang yang berbuat baik, kelak berada dalam surga yang penuh kenikmatan.

Tetapi mereka yang mengingkari Tuhan, kelak berada dalam Neraka Jahim.

Mereka akan memasukinya di “hari pembalasan” dan tak dapat keluar dari cengkeramannya.

Tahukah engkau, apakah Hari Pembalasan itu?

Itulah hari ketika manusia tak dapat saling menolong, karena segala urusan telah diserahkan pada kekuasaan Allah semata. (*)

Oleh: Eeng Nurhaeni

Penulis adalah Alumnus UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Banten, juga pengasuh Ponpes Al-Bayan, Rangkasbitung, Banten

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.