Kematian Sulaiman

oleh -81 Dilihat
banner 468x60

Di akhir zaman ini, banyak orang terpesona dengan kemegahan singgasana Nabi Sulaiman berikut aksesoris kekayaan duniawi serta keajaiban mukjizat yang ditunjukkannya.

Namun, tidak sedikit yang belum menyadari bahwa hakikat keajaiban itu hanya terwujud berkat izin Allah bagi hamba-hamba yang dipilih dan diutus oleh-Nya.

Orang-orang Babilonia menuduh Nabi Sulaiman telah melakukan trik dan tipuan sihir, sebagaimana para penyihir di zaman Firaun.

Tetapi, Al-Quran menegaskan bahwa Sulaiman adalah seorang yang taat dan beriman pada Allah.

Beliau bukan seorang hedonis serakah yang memanfaatkan kelebihannya semata-mata demi kenikmatan duniawi.

Bahkan, beliau wafat dalam kesendirian bersandarkan tongkatnya.

Para pekerja baru mengetahui kematiannya, ketika beliau jatuh tersungkur setelah tongkat itu rapuh dimakan rayap.

Lalu, segala proyek kemegahan duniawi yang tengah digarapnya seketika terhenti, sampai kemudian tertimbun oleh tanah, lekang oleh waktu dan cuaca, hingga kemudian lapuk ditelan zaman. ***

Oleh: Eeng Nurhaeni

(Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bayan, Rangkasbitung, Banten, juga penulis puisi dan esai untuk berbagai media nasional, seperti Kompas, Media Indonesia, Republika, Radar NTT dan lain-lain)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.