RADARNTT, Kupang – Anak Timor tidak hanya pandai memainkan merdunya Sasando tapi juga pandai memimpin negeri elok rupawan dengan aneka budayanya yang dijuluki nusa tinggi toleransi provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Pertama Anak Timor memimpin NTT,” tegas Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA), Kristo Blasin dalam sambutan deklarasi pembentukan Tim Pemenangan.
“Ini serdadu kita yang hebat, Simon Petrus Kamlasi rela melepaskan posisi di karier kemiliteran demi daerahnya yang mesti didukung oleh kita semua,” ungkap Kristo Blasin dalam sambutan saat deklarasi di Kupang, Senin (26/8/2024) petang.
Kristo Blasin mengatakan, tidak semua orang memiliki keberanian seperti ini meninggalkan karier yang sedang bagusnya untuk bertarung dalam politik.
“Kita harus mempersembahkan putera terbaik dari Timor untuk NTT, sebagai terima kasih kita kepada tanah ini yang membesarkan kita. Tempat kita berpijak dan menimba kehidupan,” kata Kristo Blasin.
Ia menuturkan bahwa niat baik Simon Petrus Kamlasi demi membangun NTT harus disambut baik oleh semua di seluruh penjuru negeri dari Timor, Flores, Sumba, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor dan Lembata.
Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi NTT, Johana Lisapaly dalam sambutan menekankan tiga kekuatan utama meraih kemenangan yaitu kekuatan sistem, pesan dan struktur.
“Kita harus mengandalkan tiga kekuatan dalam meraih kemenangan yaitu kekuatan sistem, pesan dan struktur,” tegas Lisapaly.
Lisapaly menyebutkan, pasangan SIAGA memiliki kekuatan sistem dan struktur kerja yang ditopang oleh tiga partai pengusung NasDem, PKB dan PKS serta Tim Pemenangan bersama Tim Relawan dan Keluarga.
Tim Pemenangan dipegang oleh politisi senior bertangan dingin dan perpengalaman sukses menghantar beberapa orang dalam pilkada gubernur NTT di waktu lalu.
“Kristo Blasin bertangan dingin. Kita yakin bisa menggapai kesuksesan dalam kerja sama dan koordinasi bersama seluruh unsur pendukung pasangan SIAGA,” tandasnya.
Lisapaly juga menyatakan, Partai NasDem menyerukan semangat Bersatu Berjuang Menang.
Sementara Ketua DPW PKS Provinsi NTT, Anwar Hajral menuntut militansi tim tanpa membedakan suku, agama dan golongan dalam bekerja memenangkan pasangan SIAGA.
“Kita dituntut militansi dan soliditas bekerja untuk kemenangan SIAGA dalam nuansa kebersamaan tanpa membedakan suku, agama dan golongan,” tegasnya.
Ketua DPW PKB Provinsi NTT, Aloysius Malo Ladi menekankan pentingnya keterbukaan dalam tim kerja pemenangan agar tidak ada saling curiga yang berdampak pada menurunnya semangat kerja.
“Kita harus saling terbuka dalam kerja sama tim pemenangan agar bisa meraih keberhasilan,” tandas politisi asal Sumba Barat Daya.
Acara deklarasi Tim Pemenangan Pasangan SIAGA dihadiri sekira 300 orang dari unsur partai pengusung NasDem, PKB dan PKS, Tim Relawan dan Tim Keluarga. (TIM/RN)







