Kesamaan 9 Bintang NU dan Nawa Aksi SIAGA, NU NTT Dukung Program Paket SIAGA

oleh -833 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Silaturahmi ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Timur (NTT), Calon Gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi mendapat sambutan hangat dan dukungan lahir batin para Kiai dan Warga NU yang memiliki kesamaan filosofis membangun bangsa dari sembilan bintang NU dan Nawa Aksi SIAGA.

Simon Petrus Kamlasi dan rombongan disambut Ketua Tanfidziyah PWNU NTT, KH Pua Monto Umbu Nay dan Wakil Rais Syuriyah PWNU NTT KH Ali Rosyidi Khasbullah bersama Pengurus Harian, Pimpinan Badan Otonom (Banom) NU yaitu Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Pergunu, Halal Center, LakPesDam dan Pagar Nusa. Acara silaturahmi berlangsung di Kantor PWNU NTT Kota Kupang pada Selasa, (29/10/2024) malam.

Ketua PW NU NTT, KH Pua Monto Umbu Nay menegaskan bahwa NU mendukung dengan kemurnian hati untuk kamaslahatan umat dan kemajuan bangsa dan semoga Paket SIAGA mendapat ridho dari Allah untuk memimpin NTT dengan Nawa Aksi SIAGA yang menampilkan angka Sembilan sama persis dengan Sembilan bintang NU.

“Pak Jenderal punya Sembilan SIAGA sama dengan jumlah bintang NU ada Sembilan sehingga kita punya kesamaan filosofis membangun NTT,” kata Kiai asal Sumba itu.

Ia mengatakan, NU mendoakan semoga Simon dan Andre dimudahkan jalan untuk memimpin NTT dan membawa kemajuan bagi daerah itu yang selalu dicap termiskin ketiga di Indonesia. Semoga dengan visi, misi dan program kerja yang diperjuangkan dapat mewujudkan NTT yang maju, sejahtera lahir dan batin.

“Kita selalu dicap provinsi termiskin ketiga, angka pengangguran juga masih tinggi masalah stunting dan lain-lain, sehingga harusnya meberi fokus perhatian untuk membawa NTT lebih bermartabat, maju dan sejahtera,” tegas Umbu Nay dalam kata sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Simon Petrus Kamlasi menyampaikan visi, misi dan program prioritas Paket SIAGA membangun NTT dengan spirit kepemimpinan partisipatif, bertatap muka dengan rakyat untuk melihat dan merasakan langsung kondisi obyektif permasalahan rakyat dan mengeksekusi program yang tepat sasaran dan menyentuh langsung jantung permasalahan rakyat.

“Kita akan menerapkan kepemimpinan tatap muka dengan masyarakat agar merasakan dan melihat langsung kondisi obyektif rakyat dan mengeksekusinya sesuai dengan kebutuhan riil rakyat,” tegasnya.

Simon Petrus Kamlasi juga membeberkan Sembilan Aksi SIAGA sebagai solusi mengatasi berbagai permasalahan yang melilit provinsi NTT, Ia memberi penekanan pada SIAGA Air dan Energi untuk kesejahteraan masyarakat.

Siaga Air dan Energi sangat penting untuk mengatasi kekeringan yang melanda NTT setiap tahun sebagai daerah kering dengan curah hujan yang sangat rendah hanya 3-4 bulan basah per tahun. Paket SIAGA akan mengoptimalkan semua potensi air permukaan seperti sungai, waduk/bendungan untuk air bersih dan air irigasi pertanian.

“Dengan ketersediaan air yang cukup maka sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan serta sektor ikutannya akan bergerak optimal dan memberikan hasil yang maksimal. Semua sektor butuh air maka air menjadi perhatian kita untuk menuntaskannya,” tegas Jenderal Air yang sudah lama menggeluti masalah air dengan aplikasi inovasi teknologi pompa hidram terbanyak sehingga mendapat rekor MURI.

Sektor primer menyerap tenaga kerja terbanyak di NTT, sekira 49 persen angkatan kerja di NTT bergerak di sektor ini. Sehingga bagi Simon Petrus Kamlasi perlu mendorong industrialisasi pengolahan hasil produk pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan agar bisa memberi nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja baru dengan bertumbuh dan berkembangnya UMKM di desa dan perkotaan.

“Karena sektor hulu dan hilir sama-sama digerakan melalui agroindustri di desa yang akan menumbuhkan UMKM berbasis produk olahan pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan yang akan menyerap ratusan ribu tenaga kerja,” jelasnya.

Simon Petrus Kamlasi juga menekankan penting penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk menekan ketergantungan terhadap energi fosil yang semakin langka. NTT sangat kaya potensi EBT seperti energi matahari, panas bumi dan tenaga angin serta air yang lebih ramah lingkungan.

“Kita kembangkan tiga zona energi baru terbarukan di NTT, yaitu Sumba Iconic Island, Flores Geothermal Island dan Timor Biomass Island,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa potensi EBT yang melimpah harus dimanfaatkan untuk mendukung industrialisasi olahan produk pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan sebagai basis ekonomi rakyat NTT. Membagun infrastruktur kelistrikan sampai ke sentra-sentra produksi pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan.

Selain itu, Simon Petrus Kamlasi juga menyentil sektor Pendidikan dan Kesehatan yang sudah menjadi urusan wajib pemerintah dengan memberikan perhatian pada mutu pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan.

Sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan KTP tanpa banyak kartu. Ia mencontohkan kabupaten Belu dan Nagekeo sudah menerapakan hal ini dan cukup baik untuk direplikasi di seluruh NTT agar masyarakat dipermudah mendapat pelayanan kesehatan yang baik.

Simon Petrus Kamlasi juga memohon dua restu dan dukungan warga NU di NTT agar suskses terpilih pada pemilihan 27 November 2024 mendatang untuk memimpin daerah itu dan mewujudnyan visi, misi dan program kerja demi NTT maju, mandiri dan sejahtera.

“Saya dan pak Andre Garu memohon doa dan dukungan para Kiai dan warga NU di NTT agar pada tanggal 27 November 2024 nanti kita sukses mendapat amanah rakyat,” pintanya.

Simon Petrus Kamlasi didampingi petinggi tiga partai pengusung NasDem, PKB dan PKS dalam silaturahmi ke PWNU NTT, Anwar Pua Geno (NasDem), Stefanus Stanis dan Anton Ali (PKB), Anwar Hajral dan Syamsul Ali (PKS) bersama sejumlah Tim Koalisi Pemenangan Paket SIAGA. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.