Dewan Pimpinan Wilayah NTT Partai Gema Bangsa Resmi Terbentuk

oleh -1327 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi terbentuk dan dideklarasikan pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Ketua DPW Partai Gema Bangsa Provinsi NTT dijabat oleh Jonathan Nubatonis dan Sekretaris Yeheskial Natonis yang diumumkan kepada publik bahwa partai mulai resmi bekerja di wilayah NTT untuk konsolidasi membentuk struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di 22 kabupaten dan kota selanjutnya pengurus tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

Jonathan Nubatonis pada acara deklarasi menyampaikan bahwa hanya dalam hitungan kurang dari enam bulan terakhir sejak Oktober 2024 hingga Maret 2025 setidaknya sudah melakukan tiga gebrakan besar di NTT.

“Hanya kurang dari enam bulan kita telah melakukan tiga gebrakan besar di NTT,” kata Nubatonis.

Tiga gebrakan besar yang dilakukan Jonathan Nubatonis yaitu: pertama, mengundurkan diri dari Ketua DPW Perindo Provinsi NTT pada Oktober 2024 karena sudah tidak sejalan lagi dengan kebijakan pusat dalam Pilkada Serentak 2024.

“Tak pernah ada seorang Ketua Partai yang mengundurkan diri di tengah berkelimpahan kewenangan, kuasa, kewibawaan dan bahkan uang tapi kita lakukan demi hal prinsip dan konsistensi dalam berpolitik,” tegas Nubatonis.

Kedua, membentuk koperasi simpan pinjam Wahana Insan Mandiri yang sudah resmi diluncurkan pada bulan Februari 2024.

“Koperasi ini murni kepedulian kepada pengembangan ekonomi anggota masyarakat, tidak ada hubungan dengan partai politik hanya kebetulan nama juga sama dan hari ini kita tidak melibatkan anggota koperasi dalam acara deklarasi partai,” tegas Nubatonis.

Ketiga, mendeklarasikan berdirinya Partai Gema Bangsa di Provinsi NTT, sebagai wadah perjuangan politik di tengah carut marut politik berbangsa akhir-akhir ini.

“Partai Gema Bangsa sudah resmi berdiri pada Januari 2025 dan kami mendapat mandat kepercayaan untuk mengurus di NTT sehingga hari ini kita sampaikan terbuka kepada masyarakat bahwa resmi hadir Partai Gema Bangsa di provinsi NTT,” ujar Nubatonis.

Jonathan Nubatonis juga bertekad menuntaskan pembentukan struktur partai Gema Bangsa di 22 Kabupaten dan Kota sampai bulan Mei 2025 lebih cepat dari target yang diberikan DPP sampai bulan Juni 2025.

“Kita segera menuntaskan pembentukan struktur Partai Gema Bangsa di NTT sampai bulan Mei, lebih cepat dari target dari pusat yaitu Juni,” tandas Nubatonis.

Setelah deklarasi, kata Jonathan Nubatonis, akan melakukan konsultasi dan konsolidasi para tokoh di 22 Kabupaten dan Kota untuk bergabung dan menjadi pengurus Partai Gema Bangsa.

“Partai terbuka untuk siapa saja untuk bergabung baik tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Diketahui, sebekumnya konsolidasi nasional para politisi senior yang menjunjung tinggi demokrasi, inklusivitas, dan persamaan, serta kesetaraan hak-hak politik sukses menginisiasi berdirinya Partai Gema Bangsa.

Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq dalam keterangannya, Minggu menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa bukanlah partai korporasi, melainkan partai milik bersama, anggota yang berdaulat atas masa depan partai politik dan alat perjuangan sebagai wujud perjuangan untuk kemandirian.

Dalam acara konsolidasi tersebut diawali dengan pembacaan Deklarasi Jakarta 2025, yang mempertegas komitmen berdirinya Partai Gema Bangsa.

Deklarasi tersebut dibacakan oleh Ike Julies Tiati, mewakili para inisiator Gerakan Mandiri Bangsa.

Isi Deklarasi Jakarta 2025 sebagai penegasan kecintaan kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai perwujudan berdirinya Partai Gema Bangsa, 

Aktivis politik yang menjadi deklarator Ormas NasDem sebelum berubah bentuk menjadi Partai Nasdem dan dirinya menjadi Sekjen ini menegaskan bahwa struktur Partai Gema Bangsa di wilayah dan di daerah diberikan kewenangan dan otonomi penuh untuk mengurus rumah tangga sendiri sebagai penghargaan equality politik dan demokrasi milik kaum alit dan bukan elite.

“Point penting ini menjadi concern perjuangan Partai Gema Bangsa karena selama ini kepentingan daerah masih selalu dan terus dikooptasi oleh kepentingan pusat sehingga daerah tidak berdaya dan hanya menjadi objek dan komoditas politik elite pusat,” tegas Ahmad Rofiq yang juga pendiri Partai Perindo dan menjadi Sekjen dilansir Antara.

Ketum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (2004–2006) ini menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa tidak menghendaki perlakuan dan diskriminasi  politik itu semua.

Rofiq menegaskan partai ini menekankan spirit kemandirian dan misi politik partai untuk mewujudkan kemandirian Indonesia, yang tertuang dalam arti logo Partai Gema Bangsa yaitu Trilogi Kemandirian, bahwa puncak kemandirian suatu negara sejatinya terletak pada kemandirian bangsa yang terwujud bilamana terjadi kemandirian individu dan masyarakat.

Tak lupa dia memperkenalkan kepada publik bahwa Partai Gema Banga mengusung tagline:  “Indonesia Reborn, Indonesia Mandiri.”

Sementara itu dalam orasi yang disampaikan Andogo Wiradi yang juga sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gema Bangsa mengingatkan agar bangsa ini tak gampang takjub, tersekesima bahkan keblinger dengan kemajuan negara lain.

Menurutnyaa, jika ranpa reserve dan treatment khusus dengan mengabaikan bahkan melepaskan akar budaya yang kita miliki. Ini akan menjadi bumerang bagi masyarakat sendiri.

“Jejak-jejak pejuang bangsa ini harus menjadi teladan dalam setiap pikiran dan gerak langkah Partai Gema Bangsa ke depannya,” tegas Andogo.

Sedangkan tokoh politik senior Patrice Rio Capella menyampaikan bahwa Partai Gema Bangsa adalah wujud dari konsistensi prinsip politik, bahwa kedepannya partai ini harus hadir di akar rumput setiap kecamatan, di desa-desa di seluruh Indonesia.

“Kader Partai Gema Bangsa harus bisa melahirkankan bupati, gubernur dan menteri,” ucap Ketum Nasdem pertama (2011-2013).

Menutup orasinya, Patrice Rio Capella mengatakan bahwa bicara partai politik bukan hanya soal kekuasaan. Akan tetapi juga ada pesan penting untuk menjalankan ibadah.

Aktivis mahasiswa dan kepemudaan  saat menjadi Ketua DPD KNPI Bengkulu ini meminta setiap anak bangsa yang hadir dalam deklarasi ini, harus menyampaikan informasi dan menjadi public relations (PR) yang baik tentang berdirinya Partai Gema Bangsa ke setiap masyarakat di lingkungan masing-masing. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.