RADARNTT, Kalabahi – Civitas SMA Negeri 1 Kalabahi selalu memberi motivasi bagi anak muridnya belajar untuk bertumbuh dan berkembang di masa depan sebab untuk menghasilkan generasi yang unggul atau berprestasi membutuhkan waktu dan proses berkanjang.
Demikian Ketua Komite Sekolah, SMA Negeri 1 Kalabahi, Fredrik Abia Kande, maka orang tua yang anaknya tidak juara kelas diminta untuk tidak kecewa pada anak, apalagi merasa gagal dibandingkan dengan anak yang juara.
Menurut penelitian, para pemegang nobel di seluruh dunia hari ini bukan datang dari anak yang jago atau berprestasi di masa kecil atau remaja. Tetapi waktu dan proses akan membentuk mereka menjadi generasi yang tangguh di masa depan. Anak dengan status juara kelas sekalipun harus terus didukung dengan tugas perkembangan yang mantap yang dia dapatkan dari lingkungannya. Tanpa itu, prestasi yang didapatkannya tidak konsisten dan bertahan lama di puncak.
Fredrik Kande menekankan bahwa tugas sebagai pendidik termasuk orang tua harus mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang tangguh di masa depan.
Di Indonesia, lanjutnya mencontohkan, para pemain sepak bola hebat umumnya bertahan tidak lebih dari 2 tahun. Kalaupun ada, itu hanya satu atau dua orang saja. Itu berbeda dengan di Eropa yang mana para pemain mendapat dukungan dan fasililitas dan tumbuh dalam lingkungan yang sangat mendukung.
“Oleh karena, dalam konteks pendidikan anak, tugas kita semua adalah mendorong dan memberikan dukungan kepada anak-anak untuk belajar dan belajar. Karena hanya dengan begitu mereka akan mekar di masa depan,” ujar Fredrik Kande saat memberikan sambutan di hadapan orang tua wali murid dalam acara Penerimaan Hasil Belajar Siswa Semester I Tahun Ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 1 Kalabahi Kabupaten Alor.
Acara yang berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025 di Aula SMA Negeri 1 Kalabahi, turut hadir dalam acara tersebut Pengawas Pembina, Nikodemus Malua, M. Pd, Wakasek Kurikulum, Maria M. Meiwati, S.Pd., Wakasek Kesiswaan, Siti Kulsum Duru, S. Pd dan para guru SMA Negeri 1 Kalabahi. Dalam acara tersebut manajemen SMA Negeri 1 Kalabahi memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa yang dinilai meraih nilai tertinggi di kelas 10, 11, 12.
Sebelumnya, Wakasek Bidang Kurikulum, Maria M Meiwati, S. Pd menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang mempercayakan putra-putri untuk belajar di SMA Negeri 1 Kalabahi.
SMA Negeri 1 Kalabahi saat ini bersama beberapa sekolah lainnya sedang menerapkan kurikulum merdeka belajar dengan pendekatan pembelajaran mendalam, yang antara lain berpusat pada siswa dengan menggunakan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, yang dimaksudkan untuk menolong siswa dalam memahami konsep, menghubungkan pengetahuan baru dengan yang lama, serta menerapkannya dalam kehidupan nyata, bukan sekedar menghafal fakta.
Karena itu, lanjut Meiwati, siswa sungguh-sungguh difasilitasi untuk belajar. Sebagai sekolah yang telah memperoleh akreditasi unggul tentu sekolah akan dengan sungguh mengutamakan pada proses yang dapat menolong siswa dalam meningkatkan kemampuan, baik secara akademik maupun non akademik.
“Oleh karena itu, kami juga mengharapkan dukungan dari para orang tua untuk ikut mendorong dan memastikan anak-anak saat di rumah, apakah aktivitas mereka terkait dengan peningkatan kemampuan belajar atau tidak,” ucapnya.
Pemberian penghargaan tersebut telah menjadi tradisi yang dilakukan setiap semester bagi para siswa yang berprestasi, baik secara akademik maupun non akademik.
Untuk diketahui, jumlah siswa SMA Negeri 1 Kalabahi 724 orang, yang terdiri dari tingkat 10 sebanyak 252, tingkat 11 sebanyak 238, tingkat 12 sebanyak 234. Dengan 21 jumlah rombongan belajar. Jumlah guru 49 orang dan jumlah tenaga kependidikan 10 orang. (TIM/RN)







