Siswa SD di Ngada Terima Bantuan Sepatu dan Alat Tulis

oleh -62 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Bajawa – Kemeriahan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli lalu masih meninggalkan kehangatan mendalam bagi anak-anak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada Minggu (27/7/2026), tawa riang dan riuh semangat memecah kesunyian SDN Natartuak di Kecamatan Riung, saat Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) bergandengan tangan dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Conservana, serta Pemerintah Kabupaten Ngada untuk menyalurkan kebaikan bagi generasi penerus bangsa.

Suasana pagi itu terasa sangat istimewa. Hadir membuka kegiatan secara resmi, Asisten Bupati Ngada bersama jajaran pimpinan dinas setempat, mulai dari Dinas Perindustrian hingga Dinas PMDPPPA. Usai jajaran pejabat, YBLL, Conservana, Kepala Sekolah, dan Kepala Desa Taeng Terong 2 memberikan sambutan, halaman sekolah yang semula tenang mendadak riuh oleh berbagai perlombaan kreatif.

Anak-anak kelas 1 dan 2 tampak tekun menggoreskan warna dalam lomba mewarnai, sementara siswa kelas 3 dan 4 unjuk kebolehan dalam lomba menggambar.

Tak kalah seru, para siswa kelas 5 dan 6 mengikuti mini workshop kerajinan bambu, menyulap batang-batang bambu menjadi karya fungsional. Tak berhenti di situ, aksen kepedulian lingkungan turut ditunjukkan lewat aksi penanaman bibit bambu dan tanaman hijau di halaman sekolah yang cukup gersang.

“Saya dan teman-teman belajar membuat kerajinan dari bambu, kami membuat vas bunga, kotak tisu, dan tempat sampah,” tutur Gertin, salah satu siswa SDN Natartuak dengan mata berbinar bangga.

Puncak keharuan terpancar saat sesi pembacaan dan penyerahan bantuan dimulai. Sebanyak 36 siswa SDN Natartuak menerima hadiah berupa Sepatu merek Fans serta paket alat tulis berupa buku dan pulpen untuk melengkapi semangat belajar mereka. Senyum senada juga terpancar dari 12 anak Panti Asuhan Sang Timur di Marunggela yang memboyong bantuan sepatu baru, alat tulis, sekaligus tas sekolah.

“Saya senang sekali, terima kasih karena telah membantu kami memberikan perlengkapan sekolah,” ungkap Dela, siswa SDN Natartuak lainnya, menyampaikan rasa syukurnya yang tulus.

Kepedulian tak hanya berhenti pada perlengkapan pribadi para siswa. Dukungan nyata terhadap sarana belajar-mengajar turut diserahkan kepada pihak sekolah, berupa 2 unit meja belajar berbahan bambu, 4 unit kursi duduk bambu, papan tulis whiteboard, spidol dan penghapus sebagai bentuk dukungan kepada sekolah dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Pendampingan hangat dari para guru, komite sekolah, hingga pemerintah desa setempat yang mengawal rangkaian acara hingga akhir menjadi bukti nyata kuatnya komitmen lokal. Sinergi antara pemerintah, lembaga swadaya, mitra swasta, dan masyarakat ini menegaskan satu pesan penting: bahwa setiap anak di pelosok NTT berhak atas ruang belajar yang layak, perlindungan yang utuh, serta pijakan yang kokoh untuk terus melangkah menggapai cita-cita mereka. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.