Merawat Pantai Mingar Lembata, Mahasiswa UNWIRA Latih Olah Sampah Plastik

oleh -1576 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Lewoleba – Mengurai sampah plastik menjadi salah satu perhatian serius masyarakat untuk menjaga alam lingkungan pantai agar tetap lestari dan memanjakan hati bagi setiap pengunjung yang berwisata sekaligus membudayakan tertib sampah dan pemanfaatan limbah.

Karena di tengah keindahan Pantai Mingar di Desa Pasir Putih, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata banyak sampah plastik berserakan yang tidak dibuang pada tempatnya. Sampah ini merusak keasrian pantai tempat wisata yang terkenal di daerah itu, yang tentunya bisa berasal dari penduduk setempat atau dari seberang yang dibawa arus gelombang laut.

Kondisi ini mendorong Yohanis Yesanto Sareng salah satu Mahasiswa Universitas Katolik Widiya Mandira (UNWIRA) Kupang yang sedang melakukan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Desa Pasir Putih untuk mengelola sampah plastik menjadi tempat pulpen.

Yesanto bekerjasama dengan SMP Satap Pasir Putih untuk membuat pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi tempat pulpen. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 29 April 2025 yang diikuti oleh 10 orang siswa kelas VIII dan 11 orang siswa kelas IX.

Kegiatan ini dimulai dengan sambutan hangat Kepala Sekolah SMPN Satap Pasir Putih, Bernadus Ata Bala, S.Pd. bahwa mahasiswa UNWIRA secara tidak langsung memotivasi siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Terima kasih untuk kehadiran adik-adik Mahasiswa UNWIRA Kupang yang secara tidak langsung memotivasi siswa/siswi melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” ucapnya.

Lebih lanjut Bernadus menekankan bahwa kegiatan pengolahan sampah ini menarik dan penting untuk dijalankan masyarakat setempat demi menjaga kebersihan.dan keasrian lingkungan sekitar.

“Pelatihan mengubah sampah menjadi tempat pulpen merupakan kegiatan yang sederhana dan menarik untuk mengurangi sampah plastik di sekitar,” ujar Bernadus.

Sebelum praktek pembuatan tempat pulpen pelatihan diawali dengan pemaparan materi terkait sampah oleh Yesanto.

“Sampah adalah sisa aktivitas manusia dengan beragam jenisnya seperti sisa makanan, besi, plastik, kain dan logam,” jelas Yesanto.

Yesanto juga menjelaskan, sampah yang tidak dikelola dengan baik akan berakibat merusak kesehatan dan lingkungan.

“Sampah mengakibat banjir, polusi udara, polusi tanah dan polusi air. Semua ini akan berdampak pada kesehatan manusia,” pungkasnya.

Pemaparan materi berlangsung secara interaktif.

Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan tahap praktek pembuatan tempat pulpen. Siswa/i dibagi dalam dua kelompok. Sesi praktek ini berlangsung dengan suasana santai.

Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dan sesi foto bersama, di akhir kegiatan Yesanto mengucapkan terima kasih kepada Bapa/Ibu Guru SMPN Satap Pasir Putih yang telah perkenankan melakukan pelatihan pengolahan sampah kepada siswa/i.

“Terima kasih Bapa/Ibu Guru SMPN Satap Pasir Putih yang telah perkenankan kami melakukan pelatihan pengolahan sampah juga kepada adik-adik yang dengan penuh konsentrasi mengikuti pelatihan ini dari awal hingga berakhir,” ungkapnya. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.