Dosen Pembimbing Undana Antar 350 Mahasiswa KKN ke Kabupaten TTS

oleh -783 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Soe – Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) alih semester dan KKN Tematik Literasi, tahun anggaran 2025, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) memiliki peran penting dalam mengantar mahasiswa ke lokasi KKN di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

DPL bertanggung jawab untuk membimbing mahasiswa menyusun program kerja KKN dan mengantar mereka ke lokasi KKN masing-masing sehingga pada Kamis, (10/7/2025) mahasiswa KKN Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di antar oleh para dosen pembimbing dan beraudiens bersama Wakil Bupati TTS beserta pejabat lainnya di kabupaten tersebut.

Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan wilayah kabupaten TTS, Dr. Detji Nuban, SH., M.Hum., kepada media ini, menuturkan bahwa pelaksanaan kegiatan KKN alih semester dan KKN Tematik Literasi tahun anggaran 2025, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Undana telah menetapkan kabupaten TTS sebagai salah satu wilayah mitra pelaksanaan KKN.

“Sehingga sebanyak 350 an mahasiswa yang berasal dari 9 fakultas di Undana akan melaksanakan KKN di 10 kecamatan dan 33 desa di wilayah kabupaten TTS,” tuturnya.

Selain itu, dijelaskan bahwa Undana kali ini menurunkan 1750 mahasiswa KKN yang terbagi dalam KKN Literasi yang merupakan kerja sama Undana dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) guna menempatkan anak-anak berfokus pada pengurusan buku-buku yang dihibahkan pada beberapa desa dan KKN alih semester dalam hal ini mahasiswa yang merupakan peserta KKN alih semester dan juga KKN kolaborasi antar dunia, KKN internasional yang dilakukan di wilayah perbatasan.

“Kami berharap agar para mahasiswa berada di tengah-tengah masyarakat sebagai problem solving,hadir untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat terutama terkait stunting, pengentasan kemiskinan, penanganan rabies dan persoalan lain yang menjadi prioritas di desa serta pelaksanaan KKN ini juga menjadi wujud dari Undana Berdampak,” jelasnya.

Detji Nuban juga menambahkan, pelaksanaan KKN sebagai sarana belajar karena selama dua bulan para mahasiswa akan belajar di bangku kehidupan yang sesungguhnya.

“Para mahasiswa akan menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam kehidupan nyata,” tambahnya. (AB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.