Asesmen Lapangan Program Studi Administrasi Kesehatan UNIMOF

oleh -917 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Maumere– Pelaksanaan Asesmen Lapangan Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 2 hingga 4 Februari 2026.

Bertempat di Gedung Ahmad Dahlan UNIMOF, rangkaian kegiatan ini diawali pada Senin, 2 Februari 2026, melalui agenda pembukaan resmi yang diwarnai dengan penyampaian sambutan dari pimpinan universitas dan Tim Asesor LAM-PTKes, menandai dimulainya proses penilaian mutu eksternal terhadap penyelenggaraan Program Studi Administrasi Kesehatan.

Hari pertama asesmen lapangan dimaknai sebagai momentum awal yang sarat makna, bukan sekadar seremoni pembukaan, tetapi sebagai ruang pertemuan antara institusi pendidikan tinggi dengan lembaga penjaminan mutu dalam semangat evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Asesmen ini menjadi bagian dari ikhtiar Universitas Muhammadiyah Maumere untuk memastikan bahwa setiap proses akademik yang dijalankan selaras dengan standar pendidikan tinggi kesehatan, sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum, menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan cermin bagi institusi untuk melihat kembali sejauh mana komitmen terhadap mutu telah diwujudkan dalam praktik nyata.

“Akreditasi tidak ditempatkan semata-mata sebagai kewajiban administratif, melainkan sebagai instrumen akademik untuk menilai konsistensi antara visi, perencanaan, dan pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan,” tegasnya.

Rektor juga menekankan bahwa Program Studi Administrasi Kesehatan memiliki posisi strategis dalam menjawab tantangan sektor kesehatan yang semakin kompleks. Di tengah kebutuhan akan tata kelola layanan kesehatan yang efektif dan profesional, program studi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai aspek manajerial, tetapi juga memiliki integritas, etika profesi, dan kepekaan sosial.

“Oleh karena itu, keterbukaan terhadap penilaian independen dari LAM-PTKes dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat kualitas dan kredibilitas program studi,” ujar Rektor.

Dari sudut pandang Tim Asesor LAM-PTKes, asesmen lapangan merupakan bagian integral dari sistem penjaminan mutu eksternal yang bertujuan untuk memotret kondisi riil penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Asesor I, Dr. Margareta Maria Sintorini, M.Kes, menyampaikan bahwa asesmen lapangan dilakukan untuk melakukan klarifikasi dan konfirmasi atas data serta dokumen yang telah disampaikan oleh program studi, sehingga diperoleh gambaran yang utuh dan objektif mengenai capaian serta tantangan yang dihadapi.

“Kita melakukan konfirmasi atas data serta dokumen yang telah disampaikan oleh program studi, sehingga diperoleh gambaran yang utuh dan objektif sesuai kondisi riil,” ucap Sintorini.

Senada dengan itu, Asesor II, Dr. Nur Asniati Djaali, SKM., MKM, menegaskan bahwa asesmen lapangan tidak dimaksudkan untuk mencari kekurangan, melainkan untuk memastikan bahwa standar mutu pendidikan tinggi kesehatan telah diimplementasikan secara konsisten.

“Asesmen sebagai forum dialog akademik yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan antara asesor dan institusi, guna mendorong perbaikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan,” ujarnya.

Selama pelaksanaan asesmen lapangan yang berlangsung hingga 4 Februari 2026, Tim Asesor LAM-PTKes akan melakukan serangkaian kegiatan yang meliputi telaah dan verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan, hingga peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tata kelola, proses akademik, dan capaian Program Studi Administrasi Kesehatan.

Universitas Muhammadiyah Maumere memaknai proses asesmen ini sebagai perjalanan bersama menuju penguatan mutu institusional. Hari pembukaan menjadi fondasi awal bagi tahapan asesmen berikutnya, yang diharapkan berlangsung dalam suasana dialogis, terbuka, dan saling menghargai.

Melalui proses ini, universitas menaruh harapan besar agar Program Studi Administrasi Kesehatan semakin mengokohkan jati dirinya sebagai program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Lebih dari sekadar capaian akreditasi, asesmen lapangan ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi pengembangan Program Studi Administrasi Kesehatan ke depan, baik dalam penguatan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun perluasan jejaring kerja sama.

Dengan demikian, Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere diharapkan tumbuh sebagai pusat pengembangan ilmu dan praktik administrasi kesehatan yang memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (TIM/RA/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.