Peduli Kesehatan, Sapma Pemuda Pancasila Jenguk Pasien Kanker Bagi Sembako dan Potong Hewan Kurban

oleh -984 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Jakarta – Bidang Kesehatan dan Sosial Kemasyarakatan Pengurus Pusat Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila melakukan program kerja ‘Sapma Mengabdi’, di Rumah Teduh Sukajadi dan Peaceful Land Rumah Teduh Sahabat Iin, Cipariuk, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada 18–20 Juni 2024.

Dalam Sapma Mengabdi itu, para pengurus Sapma PP melakukan beberapa kegiatan penting, yaitu menjenguk serta menyalurkan sembako, membagikan hadiah kepada 100 pasien kanker di Rumah Teduh Sahabat Iin. Kedua, melakukan pemotongan hewan kurban dan Filtrip bersama di Peaceful Land Rumah Teduh Sahabat Iin.

Ketua Bidang Kesehatan Sapma PP dr. G. Ayu Amelinda Hanjani mengatakan, 100 pasien kanker itu dialami oleh bayi, anak-anak hingga orang dewasa yang sedang dirawat di Rumah Teduh Sukajadi.

“Kunjungan Sapma Pemuda Pancasila ke Rumah Teduh Sukajadi pada tanggal 18 Juni 2024, yakni menjenguk para pasien kanker mulai dari bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Terdapat kurang lebih 100 pasien yang dirawat dan sedang menjalani pengobatan disana,” kata Ayu dalam keterangan tertulisnya ke awak media.

Tak hanya pembagian sembako atau berikan hadiah kepada 100 orang penderita kanker saja, sambung Ayu, pada tanggal 19 Juli 2024, Sapma Pemida Pancasila juga melakukan pemotongan kurban berupa 2 ekor Sapi dan 5 ekor Kambing di Peaceful Land Rumah Teduh Sahabat Iin.

“19 Juni 2024, kegiatan berkurban 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing,” ujar Ayu.

Selain kegiatan di atas, Ayu membeberkan kegiatan lain yang dilakukan di Peaceful Land Rumah Teduh Sahabat Iin yaitu Sharing pengalaman yang disampaikan oleh Iin selaku founder Peaceful Land dan Adinda Puri selaku Pengurus Sapma Pemuda Pancasila.

Dimana, Ayu mengatakan, Teh Iin menyampaikan pengalaman terkait ‘penderita mental Illness’. Sementara, Adinda Puri menyampaikan motivasi (sharing motivation) terkait dengan ‘kesehatan jiwa atau mental (mental health)’. 

“Sesi berbagi pengalaman dari Teh Iin selaku founder Peaceful Land mengenai para penderita mental illness dan sesi motivasi dari Adinda Puri tentang pentingnya mental health,” kata Ayu.

Mental illness dapat disebut juga dengan gangguan mental atau jiwa. Yang berarti seseorang mengalami gangguan kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perubahan emosi, perubahan perasaan, perilaku, suasana hati, mengalami stres akibat peristiwa traumatis, seperti kehilangan pekerjaan, atau ditinggkan oleh orang yang disayangi.

Kegiatan selanjutnya, Sapma Pmuda Pancasila melakukan fieldtrip dan fun activity. Lanjut Ayu menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keakraban dan kebersamaan antar sesama Sapma PP.

“Rangkaian kegiatan fieldtrip dan fun activity.  Dengan tujuan (Red), untuk meningkatkan keakraban dan kebersamaan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat mengajarkan kepada setiap orang agar selalu bersyukur dan selalu berbagi bersama yang membutuhkan.

“Harapannya (Ayu), melalui kegiatan ini kita dapat lebih bersyukur, berbagi kepada sesama, sehingga kelak perjuangan ini dapat disuarakan lebih luas lagi agar mendapatkan kebermanfaatan yang besar,” sebut Ayu.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Sapma Penuda Pancasila, Rio F Wilantara mengatakan, program Sapma Mengabdi ini akan dijadikan sebagai program yang besar dan meluas ke seluruh Indonesia.

“Rekan-rekan, kita hari ini ada di Bandung. rekan-rekan Sapma seluruh Indonesia tentu ini menjadi program besar kita, ‘Sapma Mengabdi’,” ujar Rio.

Menurutnya, Sapma Mengabdi ini benar-benar mengajarkan kepada semua anak-anak mudah untuk berani terlibat dalam misi kemanusiaan. Sebab, sambungnya, melalui Sapma Mengabdi ini pengurus Sapma Pemuda Pancasila hadir untuk membantu orang-orang (masyarakat) yang membutuhkan pertolongan.

Selain itu, ia mengapresiasi Teh Iin yang sudah peduli dan memperhatikan para korban kanker.

“Sapma yang hadir untuk membantu banyak orang, membantu masyarakat dan punya manfaat untuk sesama, gitu, ya!. Tentu, ini menjadi fungsi kita sebagai organisasi kepemudaan untuk terlibat juga dalam perjuangan Teh Iin,” kata Rio.

Usai membagikan sembako, Rio mengatakan, akan berkolaborasi dengan Teh Iin untuk aksi kemanusiaan yang lebih besar lagi. Lanjutnya, kegiatan saling memperhatikan ini merupakan sebuah hal yang baik dan memiliki nilai tersendiri.

“Anak-anak muda juga perlu melihat bahwa ada nilai-nilai besar disini salah satunya nilai bersyukur. Mudah-mudahan, program ini atau pun kolaborasi dengan Teh Iiin terus membesar dan menghasilkan banyak orang-orang baik, yang banyak membantu rekan-rekan sesama yang membutuhkan,” harapnya. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.