Yayasan Tanpa Batas Kampanye Kesehatan Mata di Ayotupas

oleh -1241 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, So’E – Yayasan Tanpa Batas Kupang melakukan kampanye kesehatan mata bagi masyarakat Kecamatan Amanatun Utara, Timor Tengah Selatan, Kamis, (19/9/2024) di Puskesmas Ayotupas.

Kepada media ini, Koordinator Lapangan kabupaten Timor Tengah Selatan Yayasan Tanpa Batas, Laura Patrisia Betty, S.KM., menuturkan bahwa kegiatan kampanye kesehatan mata bagi masyarakat Kecamatan Amanatun Utara mengusung tema Nek Ho Matam merupakan salah satu kegiatan promotif yang menjadi dasar untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata.

“Dengan mengenali secara dini masalah penglihatan dan mencari perawatan medis yang tepat sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.

Sementara, Plt. Camat Amanatun Utara, Laurensius Alunat, SH., dalam arahannya pada acara pembukaan, menyampaikan limpah terima kasih kepada Yayasan Tanpa Batas karena melalui program tersebut, masyarakatnya dibantu untuk kembali produktif.

“Masyarakat saya yang sudah dioperasi, sebelumnya segala aktivitas terhambat dan selalu dituntun ketika berjalan, sekarang sudah mandiri dan kembali produktif dalam bertani,” ujarnya.

Sedangkan, Kepala Puskesmas Ayotupas, Eduard E. Nomleni, SKM., berharap agar kegiatan tersebut tetap berlanjut karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan tersebut. Pada Januari hingga Agustus 2024 sudah terdapat 16 masyarakat yang dirujuk ke kota Kupang.

Pihaknya juga menegaskan kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan kampanye tersebut agar apabila saat pemeriksaan dan harus ditindaklanjuti dengan operasi jangan banyak alasan untuk menolak karena kesempatan tersebut sangat berharga sehingga dimanfaatkan.

Selain itu, Eduard juga mengimbau agar masyarakat yang hadir saat ini bisa menjadi perpanjangan tangan untuk menyebarkan informasi kepada keluarga dan atau tetangga yang tidak hadir saat ini, pintanya.

Secara terpisah, Simon Linome, salah satu pasien yang melakukan testimoni mengajak masyarakat yang saat ini mengalami gangguan penglihatan agar memanfaatkan momen tersebut karena program ini sangat membantu.

“Aaya sudah operasi dan sudah melihat dengan jelas. Jangan takut untuk operasi karena ini pengobatan yang tepat bukan menggunakan obat tradisional. Waktu operasi cepat dan tidak sakit, yang penting perawatan setelah operasi sesuai anjuran dokter maka kita akan kembali melihat dengan sangat jelas,” ajaknya.

Untuk diketahui, kampanye tersebut terjadi atas kerja sama antara dinas kesehatan kabupaten TTS dan Puskesmas Ayotupas yang dilakukan sekaligus dengan screaning gangguan penglihatan oleh kader, TKD dan Dokter terhadap 152 masyarakat yang hadir dan dari hasil pemeriksaan, 74 pasien mengalami gangguan penglihatan. Pasien katarak sebanyak 42 orang dan 32 gangguan penglihatan lainnya.

Sedangkan, yang mengalami katarak akan ditindaklanjuti dengan Operasi di Rumah Sakit Muder Ignasia pada 16–19 Oktober 2024 dalam kegiatan Bakti Sosial.

Kegiatan kampanye tersebut juga dihadiri oleh 12 orang tenaga kesehatan yakni Dokter, Kepala Puskesmas Ayotupas, perawat dan kader. (AB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.