RADARNTT, Mexico City – Latar belakang Claudia Sheinbaum Pardo adalah sains. Dia memiliki gelar Ph.D. dalam bidang teknik energi. Kakaknya adalah seorang fisikawan. Dalam wawancara tahun 2023 dengan The Associated Press, Sheinbaum berkata, “Saya percaya pada sains.”
Para pengamat mengatakan bahwa sikap membumi terlihat dalam tindakan Sheinbaum sebagai wali kota selama pandemi COVID-19, ketika kotanya yang berpenduduk sekitar 9 juta jiwa mengambil pendekatan yang berbeda dari apa yang dianut López Obrador di tingkat nasional.
Ketika pemerintah federal meremehkan pentingnya pengujian virus corona, Mexico City memperluas program pengujiannya. Sheinbaum menetapkan batasan jam kerja dan kapasitas bisnis ketika virus menyebar dengan cepat, meskipun López Obrador ingin menghindari tindakan apa pun yang dapat merugikan perekonomian. Dan dia secara terbuka mengenakan masker pelindung dan mendesak menjaga jarak sosial ketika presiden masih menyerbu kerumunan orang.
Claudia Sheinbaum dikenal sebagai seorang politikus dan akademisi di Meksiko. Ia juga diketahui menjadi bagian dari partai politik sayap kiri, Morena.
Sheinbaum lahir di Mexico City pada 24 Juni 1962. Mengacu tahun kelahirannya, kini usianya sudah mencapai 61 tahun.
Mengutip Al Jazeera, Selasa (6/4/2024), Sheinbaum berasal dari keluarga keturunan Yahudi. Kedua orang tuanya merupakan anak imigran Yahudi dari Bulgaria dan Lithuania.
Sheinbaum, seorang fisikawan yang berubah menjadi politisi. Ia lahir dari imigran Yahudi Lituania dan Bulgaria. Referensinya yang paling terkenal tentang Yudaisme adalah saat ia berpidato di sebuah acara komunitas Yahudi sebagai walikota Mexico City pada tahun 2018.
Claudia Sheinbaum terpilih menjadi presiden perempuan pertama Meksiko dalam pemilu yang digelar Minggu,(2/6/2024). Sheinbaum terpilih di tengah beragam persoalan yang dihadapi Meksiko seperti kasus kriminal dan kekerasan terhadap perempuan.
Berdasarkan perhitungan, Sheinbaum menang dengan kisaran 58-60 persen. Ia unggul atas rival utamanya dari oposisi Xochitl Galvez, dan Jorge Alvarez Maynez. (TIM/RN)







