Melindungi Ibu Pertiwi Lewat Sepiring Nasi

oleh -871 Dilihat
banner 468x60

Pernahkah kamu terpikir bahwa adanya sepiring nasi di tanganmu merupakan wujud nyata bela negara? Tangguhnya ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Bela negara tentu bukan hanya tentang mengangkat senjata dan pelatihan militer. Di era modern, bela negara dapat diwujudkan dengan berbagai cara, termasuk didalamnya melalui ketahanan pangan dan peningkatan taraf hidup petani dan nelayan.

Indonesia masih mengimpor beberapa komoditas pangan seperti beras, jagung, dan daging sapi. Dari hal ini jelas menunjukkan bahwa ketahanan pangan Indonesia masih belum optimal. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, Indonesia masih defisit daging sapi sebesar 270.980 ton dan defisit susu sapi sebesar 893.563 ton.

Dengan ketahanan pangan akan memperkuat kemandirian bangsa. Ketergantungan pada impor pangan dapat membuat negara rentan terhadap tekanan dari luar. Pada tahun 2022, harga gandum dunia mengalami kenaikan yang signifikan akibat perang di Ukraina.

Kemudian menurut Kementerian Pertanian tahun 2023, jumlah petani di Indonesia mencapai 33,8 juta orang. Kontribusi sektor pertanian terhadap PDB Indonesia mencapai 13,59 persen. Dari total jumlah penduduk, maka terlihat bahwa profesi menjadi petani dan nelayan belum menjadi unggulan minat bekerja.

Dengan demikian meningkatkan taraf hidup petani dan nelayan menjadi hal penting sehingga selanjutnya akan membuat minat berprofesi sebagai petani dan nelayan. Dan menjadi penting untuk melakukan kampanye terus menerus dan membekali pengetahuan inovasi, efesiensi agrobisnis dan tekhnologi peternakan dan perikanan akan lebih mendukung pembangunan nasional.

Berdasarkan data Bank Dunia tahun 2022, angka kemiskinan di Indonesia masih mencapai 9,70 persen. Meningkatkan taraf hidup petani dan nelayan dapat membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Bagaimana menjadi petani dan nelayan unggul perlu secara dini diberikan dan didorong mulai pendidikan dasar hingga menengah. Mengingat bahwa cara bertani tradisional turun temurun masih sehingga keaneka ragaman hayati masih jauh dari cukup.

Setiap warga negara tentu dapat berkontribusi dalam ketahanan pangan sebagai bentuk Bela Negara. Dengan melakukan hal-hal tersebut, kita dapat memperkuat ketahanan negara, menjaga kesejahteraan rakyat Indonesia, dan mewujudkan kemandirian bangsa.

Bela negara tentu bukan hanya tanggung jawab TNI atau Polri, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga kedaulatan bangsa dengan mulai dari hal kecil, yaitu dengan menjaga ketahanan pangan sehingga akan meningkatkan taraf hidup petani dan nelayan.

Bersama, kita jaga kedaulatan bangsa dengan sepiring nasi! Akan memperkuat kedaulatan bangsa!

Jum’at, 14 Juni 2024

Oleh: Yoga Duwarto

Penulis adalah Peniliti dan Pemerhati Kebijakan Publik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.