Implementasi “Lompatan Jauh” Flores Timur Anton Doni Jajaki Kerja Sama LSM Bina Swadaya

oleh -1518 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Jakarta – Upaya mewujudkan misi “Lompatan Jauh” Flores Timur, Bupati Flores Timur Terpilih Antonius Doni Dihen menggalang peluang kerja sama berbagai pihak termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) Bina Swadaya.

Bupati Anton Doni menyempatkan diri bertandang ke Bina Swadaya Konsultan, lembaga yang berpengalaman dalam pemberdayaan petani, nelayan, dan UMKM di NTT, untuk menjajaki peluang kerja sama pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya kabupaten Flores Timur.

Pertemuan berlangsung di Graha Bina Swadaya, Mekarsari, Depok, Kamis (13/2/2025) bersama Tim Bina Swadaya.

“Ini adalah pertemuan kedua untuk melihat konsep teknis pendampingan. Apakah sudah sesuai misi besar lompatan jauh Flores Timur dan kondisi lapangan Flores Timur. Pertemuan pertama sudah dilakukan pada 15 Januari 2025,” ujar Anton Doni.

Ia mengatakan bahwa ada kesesuaian konsep antara misi “Lompatan Jauh” Flores Timur dengan program kerja Bina Swadaya dan sudah bersepakat untuk menjalin kerja sama dalam pendampingan masyarakat di sektor pertanian, perikanan, kelautan dan UMKM.

“Kita sudah bersepakat untuk kerja sama, tinggal menyelaraskan dengan regulasi terkait kerja sama,” kata Mantan Kepala Divisi Litbang The Jakarta Post.

Anton Doni berharap kerja sama ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat kabupaten Flores Timur yang banyak masih bergelut di sektor pertanian, perikanan, kelautan dan UMKM agar bisa terangkat potensinya dan berdaya ekonominya.

Menurut data, jumlah penduduk kabupaten Flores Timur dilihat dari kelompok umur, usia produktif tercatat 189,5 ribu atau 65,03 persen, anak-anak 64.614 atau 22,17 persen dan 12,8 persen sisanya atau sebanyak 37.301 merupakan penduduk usia lanjut. Jumlah penduduk di Kabupaten Flores Timur tercatat sekira 291.415 jiwa data per 2024 dan 11,25 persennya kategori miskin.

Perkembangan persentase penduduk miskin dalam 10 tahun di Kabupaten Flores Timur dalam tren naik dari yang semula kemiskinan sebesar 9,66 persen menuju ke 11,25 persen. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), total penduduk pada 2024 lalu di kabupaten Flores Timur berjumlah 291,415 ribu jiwa.

Kabupaten Flores Timur terdiri dari tiga wilayah utama yaitu daratan Pulau Flores bagian timur yang terdapat ibukota kabupaten di Larantuka, Pulau Adonara, dan Pulau Solor. Larantuka dulunya merupakan pusat Kerajaan Larantuka yang bercorak katolik dan mendapat pengaruh kuat dari Portugis. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.