Warga Naimata Diajak Rawat Bunker Jepang, Jejak Sejarah Perang Dunia II di Kota Kupang

oleh -930 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus menunjukkan komitmennya dalam upaya pelestarian warisan sejarah di wilayahnya. Salah satu fokus perhatian saat ini adalah bunker peninggalan tentara Jepang yang berada di belakang SD Inpres Naimata, Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa.

Dalam kegiatan pemasangan papan tanda situs budaya pada Sabtu (21/6/2025), Staf Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Febriana Lerek, mengajak masyarakat sekitar untuk turut serta menjaga dan merawat bunker bersejarah tersebut.

“Kami berharap masyarakat, khususnya Ketua RT dan warga sekitar, dapat bersama-sama menjaga situs ini. Bunker ini adalah saksi sejarah masa pendudukan Jepang yang penting untuk dikenang dan dilestarikan,” ujar Febriana di hadapan sejumlah warga yang hadir.

Ajakan tersebut disambut baik oleh Ketua RT 06/RW 02 Kelurahan Naimata, Karel Mau. Ia menegaskan komitmennya untuk melibatkan warga dalam menjaga dan merawat bunker agar tetap lestari.

“Kami siap mendukung penuh. Saya akan mengajak warga untuk menjaga kebersihan dan tidak merusak situs ini. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” kata Karel.

Bunker Jepang di Naimata menjadi salah satu dari sedikit situs peninggalan Perang Dunia II yang masih tersisa di Kota Kupang. Selain nilai sejarahnya, situs ini juga memiliki potensi edukatif bagi pelajar dan generasi muda untuk memahami jejak masa lalu bangsa.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap pelibatan aktif masyarakat dapat menjadi kunci dalam mewujudkan pelestarian situs sejarah yang berkelanjutan dan bermakna bagi generasi mendatang. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.