Warga Lengkosambi Riung Kabupaten Ngada Belum Dapat Bantuan Tanggap Darurat

oleh -229 Dilihat
Kondisi Rumah Warga Lengkosambi rusak diterjang gempa bumi pada Sabtu pagi (15/8/2026)
banner 468x60

RADARNTT, Bajawa – Sejumlah warga Desa Lengkosambi, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan belum mendapat bantuan kemanusiaan yang masuk ke wilayah mereka pascabencana gempa bumi, hingga Selasa (18/8/2026).

Permukiman warga mengalami kerusakan parah. Banyak rumah rusak berat sehingga tidak dapat dihuni. Warga terpaksa bertahan di luar ruangan dengan kondisi seadanya tidur tanpa alas dan tenda di jalan lingkungan depan rumah masing-masing.

“Kami cuma bisa tiduran di depan rumah sepanjang jalan, tidak ada tikar apalagi tenda,” ujar salah seorang warga Lengkosambi di lokasi terdampak, Selasa (18/8/2026) pagi.

Kondisi tersebut memaksa sebagian warga berinisiatif menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.

“Sebagian dari kami memilih lari ke dataran tinggi terdekat untuk mengungsi karena takut,” tambah warga tersebut.

Ia mengatakan hingga Selasa siang, belum ada bantuan tanggap darurat yang tiba di lokasi. Warga menyayangkan lambatnya penanganan, terutama untuk kebutuhan dasar.

“Belum ada bantuan yang masuk sama sekali, baik makanan, minuman, maupun obat-obatan yang sangat kami butuhkan saat ini,” keluhnya.

Selain krisis logistik, pasokan listrik di wilayah tersebut sempat padam total sejak bencana terjadi. Listrik baru kembali menyala pada Senin malam (17/8/2026).

Warga Desa Lengkosambi berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera turun tangan.

Distribusi barang bantuan logistik dasar berupa, obat-obatan, serta mendirikan tenda pengungsian yang layak.

Sementara Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada, Yohanes Ghae kepada media ini menegaskan bahwa sejak Senin (17/8/2026) sudah mengirim sejumlah paket bantuan ke Lengkosambi Riung, mungkin saja belum semua terjangkau untuk itu pihaknya sedang menghimpun data korban agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

“Untuk Lengkosambi sejak Senin kemarin kita sudah kirim sejumlah paket bantuan ke sana namun mungkin ada yang belum dijangkau maka kita sedang himpun data korban agar bantuan tepat sasaran,” ujarnya via seluler Selasa (18/8/2026) siang.

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Ngada, Kristoforus Mbora meminta agar BPBD dalam menyalurkan bantuan emergensi agar bisa segera sampai tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

“Kita apresiasi dan mendorong pemerintah dalam hal ini BPBD yang bertugas mengkawal distribusi bantuan tanggap darurat agar cepat dan tepat sasaran dengan menghindari pilih kasih atau unsur politik dalam urusan kemanusiaan,” tegasnya.

Untuk diketahui, Desa Lengkosambi merupakan desa yang berada di pesisir pantai utara dan berbatasan dengan Mbay Kabupaten Nagekeo. Sebagai wilayah terdampak langsung gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang menggunjang daerah itu pada Sabtu pagi (15/8/2026). (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.