Simon Petrus Kamlasi SIAGA Air untuk Sumba Barat

oleh -2203 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Waikabubak – Menghadiri rapat konsolidasi internal partai NasDem kabupaten Sumba Barat, calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3 Simon Petrus Kamlasi memberi penekanan prioritas eksekusi misi SIAGA Air untuk kebutuhan air bersih dan irigasi pertanian, peternakan termasuk perikanan darat di daerah itu.

Hal itu disampaikan di hadapan ratusan pengurus DPRt dan DPC dari 74 desa/kelurahan dan 6 kecamatan di kabupaten Sumba Barat yang hadir dalam rapat konsolidasi internal partai NasDem pada Sabtu (2/11/2024).

Untuk menerapkan visi, misi di Sumba Barat yang paling pertama adalah SIAGA Air. Karena, air sangat berhubungan erat dengan kemiskinan, dimana angka kemiskinan tinggi pasti bermasalah dengan ketersediaan dan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Di sumba barat masalah yang sangat menonjol adalah masalah air. Kami hadir dengan Siaga air,” ujarnya.

Simon Petrus Kamlasi menjelaskan, kebutuhan manusia untuk air bersih idealnya satu hari 60 liter per orang. Namun, baru mencapai sekira 20 persen di NTT.

“Oleh karena itu ke depan akses air bersih harus ditingkatkan melalui paket siaga,” ujar Simon Petrus Kamlasi.

Selain pemenuhan kebutuhan air bersih, paket SIAGA juga akan  memberikan perhatian untuk irigasi pertanian dan peternakan termasuk perikanan darat.

“Saya sudah berkomunikasi dengan cawagub untuk ke depan sumba barat ini kita fokus ke air bersih,” tandasnya.

Secara teknis Simon Petrus Kamlasi yang berpengalaman di bidang air mengatakan, program SIAGA air akan dimulai dengan geolistrik sehingga mengetahui keberadaan air.

“Saya pastikan satu kecamatan satu alat pengeboran sumur dan satu alat geo untuk mengatasi masalah air,” urainya.

Selain itu, kata dia, akan membuat embung-embung kecil untuk menjebak air hujan sehingga tidak terbuang ke laut.

Menurutnya, tata kelola air menjadi prioritas pemerintah dalam semangat kolaborasi dan koordinasi antara pusat, provinsi dan kabupaten karena masing-masing memiliki kewenangan yang berbeda.

Diketahui, empat dari enam kecamatan yang ada di Kabupaten Sumba Barat, selalu mengalami kekurangan air bersih menurut pejabat pemerintah daerah.

Wakil Bupati Sumba Barat Jhon Lado Bora Kabba pernah menyampaikan bahwa kekurangan air bersih terjadi di wilayah Kecamatan Lamboya, Lamboya Barat, Wanokaka, dan Tana Riwu.

Keempat daerah itu setiap tahun selalu mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau debit air di sumber-sumber air yang ada di empat wilayah kecamatan itu menyusut selama musim kemarau, kondisi ini lebih kering dari biasanya karena ada fenomena El Nino. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.