MEREKAM KOTA Hadir Kembali Mengarsipkan Kupang dari “Pinggir Piring”

oleh -188 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Edisi ke empat MEREKAM KOTA pameran arsip publik Kota Kupang akan hadir menampilkan hasil karya menarik dari anak muda kreatif, event dua tahunan yang diselenggarakan SkolMus | Multimedia untuk Semua, MEREKAM KOTA hadir kembali dengan membawa banyak penelitian dan perspektif baru mengenai Kota Kupang dengan mengambil tema “Pinggir Piring”: Tubuh, Kerja dan Migrasi Pinggir-Pusat,

MEREKAM KOTA 2026 memperluas pendekatannya dengan mengangkat isu sosial yang kompleks. Dengan berbasis isu dan wilayah, MEREKAM KOTA 2026 menghadirkan hasil penelitian dan pengarsipan yang dilakukan di tiga wilayah Kota Kupang, yaitu TDM, Oesapa, dan Tenau. Ketiganya menjadi ruang untuk menelusuri pengalaman tubuh, kerja, dan migrasi, sekaligus memahami bagaimana relasi pinggir dan pusat terbentuk dalam kehidupan kota.

Kurator MEREKAM KOTA 2026, Ifana Tungga menjelaskan bahwa perluasan pendekatan ini dilandasi oleh keinginan MEREKAM KOTA untuk terus menggeser pusat narasi yang dikumpulkan oleh MEREKAM KOTA semakin ke pinggir. Ia melanjutkan bahwa usaha ini meliputi investigasi terhadap bagaimana tenaga kerja dari daerah terpinggirkan diserap oleh Kupang dan berkontribusi untuk memutar roda perkembangan Kupang.

“Perspektif ini juga yang akan digunakan untuk membaca arsip-arsip yang berkaitan dengan tiga wilayah penelitian,” lanjut Ifana.

Ifana juga mengajak warga Kota Kupang untuk hadir dalam Pameran MEREKAM KOTA 2026 untuk mengobati rasa penasaran dengan hasil karya yang ditampilkan. Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA akan dilaksanakan di de Museum Cafe JKK pada 3–17 Oktober 2026 dan dibuka untuk umum.

“Kami mengajak teman-teman yang penasaran dengan wajah kota Kupang yang dilihat melalui lensa ini untuk hadir dalam Pameran MEREKAM KOTA 2026, pinggir piring di de Museum Cafe JKK pada 3-17 Oktober 2026,” jelasnya.

MEREKAM KOTA melandasi rangkaian penelitian, pengarsipan, dan pengkaryaan tahun ini dengan satu pertanyaan kunci dan tiga pertanyaan lanjutan. Pertanyaan-pertanyaan ini fokus pada isu migrasi daerah-daerah terpinggirkan ke Kota Kupang sebagai lokasi yang secara historis menjadi pusat dari berbagai bentuk kekuasaan untuk wilayah Pulau Timor dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Kurator Pendamping MEREKAM KOTA 2026, Blesontruses Boymau, menjelaskan pameran tahun ini akan mengajak masyarakat Kota Kupang melihat kotanya dari perspektif yang berbeda. Melalui tema “pinggir piring”, MEREKAM KOTA menghadirkan cerita masyarakat yang kerap luput dari perhatian, terutama mereka yang bekerja di sektor informal dan berada dalam posisi sosial yang kurang terdengar.

“Untuk pameran tahun ini, masyarakat kota Kupang akan diajak melihat Kupang dari sudut pandang yang lain. Kita akan melihat sisi dari masyarakat yang sering tidak didengar karena status sosial dan pekerjaan mereka yang berada pada sisi informal. Padahal pekerjaan-pekerjaan yang mereka lakukan membuat Kupang terus berjalan,” ujarnya.

MEREKAM KOTA adalah program sosial yang diinisiasi oleh SkolMus sejak tahun 2020, bertujuan mendokumentasikan perubahan Kota Kupang dari berbagai sisi melalui arsip visual, cerita, dan memori warga. Selama tiga edisi sebelumnya (2020, 2022, 2024), program ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 3.500 arsip dari individu, keluarga, dan lembaga, yang menggambarkan perubahan sosial dan budaya. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.