Menggugat Dominasi Laki-Laki, Perempuan NasDem Bertekad Menjadi Perempuan Restoratif

oleh -1184 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Lewoleba – DPD Partai NasDem Kabupaten Lembata menggelar kegiatan Workshop Perempuan Politik dalam bingkai tema ‘beauty and shining‘. Workshop dimulai dengan diskusi kelompok menggali persoalan perempuan dan harapan ke depan. Hasil diskusi memunculkan gugatan terhadap dunia yang didominasi laki-laki dan membangun tekad menjadi perempuan Restoratif.

Workshop digelar di Kuma Resort Waijarang, Sabtu, 27 September 2025, dihadiri oleh 100 Kader Perempuan, Perwakilan Pengurus DPW Partai NasDem NTT dan dibuka oleh Wakil Bupati Lembata, Mohammad Natsir, yang adalah juga Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai NasDem Kabupaten Lembata.

Ketua Bappilu DPW Partai NasDem NTT, Alexander Take Ofong saat menyajikan materinya, membingkai proses dan hasil diskusi serta pendalaman materi oleh Pemateri Dr. Khanis Suvianita S.Spi.,M.A, dalam spirit ideologi Partai NasDem, Restorasi.

Alex menyimpulkan bahwa semua hasil diskusi memuat gugatan perempuan atas ketidakadilan akibat dominasi laki-laki dalam segala aspek, mulai dari dalam rumah, dunia sosial budaya dengan budaya patrialis, dan dunia politik kekuasaan.

Dijelaskan Alex, gugatan-gugatan itu sekaligus mengandung harapan adanya keadilan melalui tuntutan untuk memiliki akses ke semua bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, pekerjaan, dan terutama akses ke panggung politik.

Alex menegaskan bahwa gugatan dan tuntutan aksesibilitas ini dapat terwujud, maka Perempuan NasDem harus menjadi Perempuan Restoratif, yang harus dicapai melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) Perempuan, dimulai dari perubahan mindset, pola dan cara berpikir, peningkatan pengetahuan dan wawasan, sampai pada pengembangan skill atau keterampilan.

Dengan SDM yang kuat dan berkualitas, kata Alex, Perempuan Restoratif memiliki akses yang mudah ke dunia pendidikan, kesehatan, ekonomi, pekerjaan, dan termasuk dunia politik.

“Kemudahan akses ke semua aspek itu, dimungkinkan sekaligus memungkinkan Perempuan Restoratif mengeban misi Restorasi, yang bermakna memperbaiki, mengembalikan, memulihkan, mencerahkan,” kata Alex.

Dalam bingkai dan skema ini, menurut Alex, Perempuan Restoratif berperan aktif dalam panggung politik bersama NasDem untuk memastikan pemenangan NasDem di Pemilu 2029 dan/atau 2031.

“Karena strategi pemenangan NasDem berbasiskan pada empat kekuatan utama, yaitu kekuatan figur, pesan, sistem, dan pergerakan, maka proses hari ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi Perempuan Restoratif untuk memastikan figur yang kuat, bersama-sama merumuskan pesan dan merancang kegiatan bermanfaat ke masyarakat, menata sistem sampai ke desa-desa dengan menambahkan jumlah Perempuan NasDem di Lembata, dan pada akhirnya bersama-sama bergerak dengan spirit BBM — Bersatu-Berjuang-Menang — untuk memastikan kemenangan NasDem baik di Peten Ina, El Tari, maupun ke Senayan; dan tentunya di Eksekutif,” kata Alex.

Beauty and Shining yang menjadi tema hari ini harus sungguh menginspirasi Perempuan Restoratif NasDem untuk tetap cantik dengan kepribadian yang lembut tapi kuat, dan bersinar menerangi kegelapan persoalan Lembata, terutama persoalan perempuan, karena: ‘nothing about women without women’, tiada hal mengenai perempuan, tanpa perempuan. Hanya perempuan yang mengenal perempuan secara pasti dan menyeluruh, ” tegas Alex mengakhiri.

Mendorong Partisipasi Politik Perempuan

Partisipasi politik perempuan bukan sekadar angka 30 persen di daftar calon tetapi bagaimana peran dan partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pengambilan keputusan poliik yang bermakna mendorong Partai NasDem menggelar Workshop pendidikan politik perempuan di Kabupaten Lembata.

Partai NasDem berupaya menyadarkan para kader perempuan agar memiliki spirit untuk terlibat langsung di bidang politik. Karena politik sebagai jalan terbaik mewujudkan kebaikan bersama (bonum commune).

Partai NasDem mendorong partisipasi perempuan dalam politik tidak sekadar memenuhi kuota 30 persen perempuan tetapi bagaimana agar perempuan bisa tampil di berbagai proses politik termasuk berada di lembaga politik seperti struktur partai politik, lembaga legislatif dan eksekutif agar bisa terlibat aktif memperjuangkan kebijakan yang adil dan setara bagi semua.

Dukungan ini menunjukkan konsistensi Partai NasDem untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam bidang politik sekaligus mewujudkan kesetaraan dan keadilan dalam pengambilan kebijakan politik.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Lembata, Yuni Damayanti menegaskan bahwa peningkatan peran perempuan dalam mengambil kebijakan publik harus terus didorong melalui pendidikan politik baik formal maupun informal.

“Pemikiran tentang peran perempuan terkait kebijakan publik harus terus disebarluaskan melalui pendidikan politik baik formal maupun informal,” tegasnya.

Untuk itu, ketika DPW Partai NasDem NTT mendorong pendidikan politik di tingkat DPD langsung disambut hangat oleh Ketua DPD Partai NasDem Lembata dengan menggelar kegiatan pendidikan politik untuk anggota Garda Wanita (Garnita) dan simpatisan Partai NasDem.

Saat ini, kata Yuni, perempuan masuk ke politik masih menghadapi banyak kendala. Meskipun kapasitas perempuan memadai, tetapi lingkungannya tidak mengizinkan perempuan untuk tampil di bidang politik.

“Dengan kondisi itu perlu banyak langkah dan upaya untuk memperkuat motivasi agar perempuan mampu mengatasi sejumlah kendala yang dihadapinya,” ungkapnya.

Yuni mendorong para kader perempuan agar memahami politik tidak hanya bertujuan membuat kebijakan publik tetapi juga agar perempuan mampu mempengaruhi kebijakan publik dalam memperjuangkan hak-hak rakyat.

“Jadi disamping meningkatkan kuantitas perempuan berkiprah di bidang politik, kita juga harus mendorong perempuan meningkat kualitas diri dalam memahami politik agar semakin bersinar, beauty and shining,” ujar Yuni membakar semangat para kader perempuan.

Hebatnya kader perempuan, di tangan Yuni Partai NasDem Lembata berhssil meraih tiga kursi di DPRD Kabupaten Lembata dan mengantar paket Tunas menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lembata.

Wakil Bupati Lembata, Mohammad Nasir saat membuka kegiatan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Lembata meminta peserta memahami perubahan zaman dengan proaktif untuk memvalidasi dinamika politik secara bersama-sama.

Nasir mengungkapkan bahwa keindahan Tuhan itu terpatri pada perempuan. Maka workshop dengan spirit tema beauty and shining menegaskan perempuan tidak hanya cantik secara fisik tetapi visi yang bercahaya untuk keadilan sosial melalui jalan politik.

“Hari ini telah terjawab mewujudkan masyarakat Lembata yang maju dari sisi ekonomi sosial dan politik. Partai NasDem adalah rumah besar politik restorsi. Dan kekuatan terbesar partai NasDem adalah perempuan. Karena sesungguhnya perempuan itu lebih peduli pada keputusan yang berkeadilan sosial. Perempuan tidak hanya pilar kecantikan tetapi menjadi pilar keadilan sosial politik,” ujar Nasir.

Nasir juga mengajak peserta untuk menerima penghormatan partai NasDem untuk kaum perempuan di Lembata dan Indonesia,  menurutnya perempuan memiliki sejumlah keunggulan ketimbang laki-laki, seperti memiliki sifat penuh kasih sayang, keibuan, ketabahan hati, lebih jujur dan lebih teliti. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.