Lomba Mural di Maumere, Angkat Tema Pesona Lokal

oleh -1315 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Maumere – Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Pemerintah Kecamatan Alok menyelenggarakan lomba mural bertema local astists bertempat di Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (6/12/2025).

Lomba ini diadakan dengan subtema olahraga, wisata, alam dan rohani, seni budaya, tarian dan musik tradisional Sikka yang melibatkan 20 tim dari mahasiswa maupun komunitas umum di Kabupaten Sikka.

Ketua Panitia, Rian Keupung menyampaikan beberapa penilaian dalam lomba ini yakni kesesuaian dengan tema, kreatifitas, kemampuan daya cipta serta orisinalitas karya.

“Jadi, untuk kriterianya, kami dari panitia sudah sampaikan ke juri. Untuk penilaian itu nanti ada kurang lebih empat kriteria. Itu empat kriteria seperti ketelitian, terus ide, jadi, kreativitasnya. Terus yang mereka gambar ini ada, ada makna tidak di dalam sebuah gambar ini. Itu semua nanti dinilai semua,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Universitas Nusa Nipa, sekaligus salah satu pendamping tim lomba, Alexius Boer, menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara lomba.

Menurutnya, lomba ini sebagai ajang bagi para muralis untuk mengeksplore bakat dan kemampuan mereka.

“Temanya sangat menarik karena dia mengangkat secara umum ya, budaya, budaya, tentu saja budaya Sikka. Lalu ada beberapa subtemanya, misalkan wisata rohani, wisata alam, wisata budaya, dan gambar-gambar menyangkut apa namanya, olahraga yang akan digambar oleh peserta di space tembok lapangan Gelora ini, seperti itu. Dan memang apresiasi luar biasa karena ini ajang di mana para muralis atau para pelukis bisa mengeksplor bakat dan kemampuan mereka,” ungkapnya.

Alexius berharap, masyarakat agar bisa menjaga kebersihan dan merawat lingkungan di sekitar. Hal ini sejalan dengan masyarakat yang sering menggambar hal yang tidak bermanfaat di lapangan umum kota Maumere ini.

“Sebagai akademisi, tentu saja mewakili masyarakat secara umum, mengharapkan kepada masyarakat untuk yang pertama, menjaga kebersihan itu. Karena kadang-kadang, ketika ada tembok kosong, ada aktivitas gambar yang dilakukan oleh orang yang tidak punya tanggung jawab, membuat suasananya rusak, tidak indah dipandang mata. Untuk itu, kami mengharapkan untuk masyarakat bisa menjaga, menjaga kebersihan di lingkungan sekitar kita,” harapnya.

Hal senada disampaikan oleh salah satu peserta lomba, Yohanes Nong Fernando. Menurutnya lomba ini merupakan suatu kesempatan bagi dirinya untuk mengasah skill dalam gambar. Sebagai seorang desainer, ia juga merasa senang karena karyanya bisa dipajang di tempat umum.

“Kalau saya pribadi sih mungkin kegiatan ini sangat bermanfaat ya buat saya. Kebetulan saya juga sebagai seorang desain tentunya, saya sangat apresiasi sama Bapak Camat telah membuka kegiatan ini. Dan ini juga salah satu salah satu kegiatan dimana sebagai seorang desainer sebagai anak muda juga bisa mengasah skillnya lewat gambar begitu jadi kalau untuk manfaat sih mungkin menurut saya ya sebagai seorang desainer tentu saya juga bahagia karena gambar saya apa hasil karya saya bisa dipajangkan di tempat umum seperti ini,” ujarnya.

Mahasiswa Prodi DKV Unipa ini berharap dengan lomba ini bisa mendapatkan hasil yang terbaik serta bisa belajar lebih mendalam menjadi muralis.

“Untuk lomba ini harapannya ya mungkin dapat juara. Tapi satu sisi kegiatan ini juga menurut saya bukan hanya untuk mendapatkan juara tapi bagaimana saya bisa belajar. Soal menjadi seorang muralis,” imbuhnya.

Untuk perlombaan ini akan berlangsung hingga 7 Desember 2025 mendatang. Dan terdiri dari 20 tim yang berkompetisi diantaranya, Uno, L’Art, Bomz city, Daun Bungkuz, DKV Unipa 1, DKV Unipa 2, Club Art Nian Tana, Goten Craft, Lela Area, Marvel art, DKV Unipa 3, DKV Unipa 4, Panjang X Lebar, Laskar 4 (DKV IFTK), DKV Unipa 5, SUICIDE SQUAD, Laskar Pelangi, Orang Belakang (ORBA), Main Kambing, dan GNR Crew dengan masing-masing tim terdiri dari 4 anggota. (RA/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.