KPU dan Bawaslu Profesional, ASN Harus Netral

oleh -1587 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) sebagai pengawas dalam pilkada Alor harus bekerja secara profesional. Selain itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas dalam proses pilkada tahun ini.

Pejabat Bupati Alor, Zet Soni Libing mengatakan demikian ketika memberikan arahan pada deklarasi kampanye pilkada damai di halaman KPU Senin, (23/9/2024).

Sebagai pejabat Bupati Alor, lanjutnya, Dia harus memastikan soal netralisasi ASN dalam menghadapi pilkada tahun ini. Terkait netralisasi ASN, dirinya akan memanggil camat, lurah dan para kepala desa se-kabupaten Alor untuk diberitahukan bahwa sebagai aparatur Negara harus bersikap netral tidak boleh berpolitik untuk memihak salah satu kandidat pada pilkada ini.

“Saya akan panggil Camat dan Kepala desa saya akan sampaikan bahwa camat, lurah, kepala desa serta PNS untuk bersikap netral. Bagi yang bertindak tidak netral dalam pemilu kada ini saya akan tindak,” tegas Soni Libing.

Soni Libing juga mengimbau kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu, harus profesional dan tidak boleh memihak. Juga kepada Bawaslu harus benar benar bekerja secara profesional.

“Kita semua akan kerja profesional karena masyarakat tentu sementara mengawasi kita. Karena satu titik kita buat salah bisa menyebabkan masalah besar. Kita harus bekerja profesional dan bertanggung jawab. Hari ini tidak ada yang bisa disembunyikan karena semua orang akan melihatnya hal yang tersembunyi lewat media sosial,” harapnya.

Soni Libing meyakini, pihak KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara dan pengawasan akan melakukan yang terbaik secara profesional dalam proses penyelenggara pilkada untuk daerah ini.

Untuk itu, kepada para tim sukses Soni Libing berharap agar tidak saling menyerang dan menghina orang lain di media sosial lewat akun palsu. Namun sampaikan ide dan program terbaik dari masing-masing kandidat Bupati dan Wakil Bupati Akor sehingga masyarakat pun dapat mengetahui program apa yang akan dilaksanakan lima tahun kedepan ketika terpilih jadi bupati dan wakil bupati periode 2024-2029 mendatang.

“Saya harap tim sukses tidak saling menyerang lewat akun palsu kata-kata yang menghina orang lain akan tetapi sampaikan program-program terbaik yang akan dilaksanakan ketika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati lima tahun ke depan,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Alor, Orias Langmau mengatakan, sudah menjadi komitmen bersama Bawaslu di semua tingkatan untuk mengawasi secara ketat seluruh tahapan proses pilkada agar berjalan sesuai mekanisme dan aturan main yang berlalu.

“Kita sebagai pengawas sudah komitmen melakukan pengawasan ketat dan terukur agar semua kontestan dan masyarakat dapat menyalurkan aspirasi dan hak politiknya secara baik dan benar,” tegasnya. (NB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.