Dua Ruas Jalan di Moru Siap Diaspal

oleh -1536 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Dua ruas jalan lingkungan di Kelurahan Moru dan Desa Moramam yang berada di ibukota Kecamatan Alor Barat Daya (ABAD), Kabupaten Alor Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap diaspal tahun 2025 menggunakan dana aspirasi.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Alor Paulus Brikmar alias Buche mengatakan di Gedung DPRD seusai rapat Badan Anggaran (Banggar) Jumat, (16/5/2025).

Menurutnya pengaspalan ruas jalan tersebut akan menggunakan alokasi anggaran dari dana aspirasinya.

“Ada dua ruas jalan yang akan saya aspal yaitu ruas jalan di desa Moramam, dari ujung pagar tembok SDK ke atas menuju Moramam. Dilanjutkan dengan ruas jalan samping Kantor Camat, depan Kantor Kelurahan menuju ke Pasar Moru. Selain itu saya juga akan pemasangan lampu jalan di wilayah Kelurahan Moru,” sebut Buche Brikmar.

Selain itu, Buche juga akan membangun lapak di Pasar Moru untuk membantu masyarakat terutama pedagang pasar untuk memperbaiki lapak jualan mereka. Buche juga telah berkomunikasi dengan pihak bank menggunakan dana CSR, BUMN, BUMD untuk membantu masyarakat.

“Kemarin mereka mau kasih uang saja, tapi saya minta dibuat lapak saja karena uang bisa disalah gunakan,” ungkapnya

Sementara PT Tom dan CIP, jelas Buce, mereka menyediakan peralatan kebersihan dan sudah diserahkan ke Kelurahan dan selanjutnya akan digunakan ketika lapak sudah dipasang.

Selanjutnya, Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Alor lll ini juga telah menyediakan anggaran dari dana aspirasinya untuk pengecoran ruas jalan Desa Halerman 800 meter, dan juga penggusuran jalan di Desa Pailelang menuju Padang Baru Tamoktaga dan akan dikerjakan tahun 2025.

Sementara terkait jembatan yang menghubungkan Kampung Hamap di Kelurahan Moru dan Moru Asli Desa Moramam yang patah akibat dihantam banjir saat Seroja pada tahun 2021 yang hingga kini belum juga diperbaiki Buche mengatakan, akan dikerjakan pada anggaran murni tahun 2026.

“Oleh karena DAK untuk fisik tahun 2025 sebesar Rp64 Miliyar ditarik oleh pemerintah pusat. Sehingga akan dimasukan pada anggaran murni tahun 2026. Semua anggaran ditarik jadi nanti dialokasikan di anggaran murni 2026,” kata Buche. (NB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.