Disparekraf NTT Merawat Kebersamaan dan Menjaga Warisan Budaya dalam Semarak HUT RI

oleh -134 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-81, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar sejumlah pertandingan dan permainan rakyat dengan spirit “merawat kebersamaan dan menjaga warisan budaya” yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Disparekraf Provinsi NTT.

Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan seremoni, tetapi juga melalui kebersamaan, kegembiraan, dan ruang untuk kembali menghidupkan nilai-nilai budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dua hari Selasa-Rabu, 11–12 Agustus 2026 dikemas dalam tema “Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia” tersebut berlangsung penuh antusias dan keakraban. Berbagai permainan rakyat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, menghadirkan suasana berbeda dari rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antarsesama ASN.

Kepala Disparekraf Provinsi NTT, Doris Alexander Rihi, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memaknai sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Doris, kemerdekaan bukan hanya sebuah peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi harus terus dimaknai melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemerdekaan harus kita maknai dengan membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan dan menjaga semangat kekeluargaan. Kita boleh berbeda dalam tugas, fungsi dan tanggung jawab, tetapi kita adalah satu keluarga besar dalam pengabdian kepada bangsa dan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, suasana kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi energi positif dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Doris, ASN tidak hanya membutuhkan profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga membutuhkan ruang untuk membangun komunikasi, keakraban dan rasa saling memiliki sebagai satu keluarga besar organisasi.

Lebih jauh, ia memberikan perhatian khusus terhadap permainan rakyat yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Menurutnya, permainan rakyat bukan sekadar hiburan masa lalu. Di dalamnya terdapat nilai-nilai budaya, kebersamaan, sportivitas, kreativitas dan gotong royong yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Indonesia.

“Permainan rakyat adalah bagian dari kekayaan budaya kita. Kalau bukan kita yang merawat dan memperkenalkannya kembali, maka perlahan-lahan permainan tersebut dapat ditinggalkan oleh generasi berikutnya. Karena itu, merawat permainan rakyat juga merupakan bagian dari tanggung jawab kita dalam menjaga budaya,” tegasnya.

Doris berharap semangat tersebut juga dapat menjadi bagian dari tugas Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya NTT sebagai salah satu kekuatan pariwisata daerah.

Sementara itu, Stevy Saduk, Fungsional Adyatama Pariwisata yang dipercayakan sebagai koordinator kegiatan, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan bersama tim dengan perencanaan yang matang.

Stevy menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata dirancang untuk mencari pemenang dalam setiap pertandingan, tetapi lebih jauh untuk menciptakan ruang kebersamaan dan kehangatan di antara seluruh ASN.

“Saya bersama Tim telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Yang ingin kita bangun bukan hanya kompetisi, tetapi kehangatan persaudaraan dan kekeluargaan. Kita ingin seluruh ASN dapat menikmati momentum ini bersama-sama, saling mengenal lebih dekat dan membangun spirit baru,” ungkap Stevy.

Menurutnya, kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang sehat dan produktif. Ketika hubungan antarsesama pegawai terbangun dengan baik, maka semangat untuk bekerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah juga akan semakin kuat.

“Kita ingin setelah kegiatan ini ada energi baru. Ada motivasi baru. Ada spirit baru untuk kembali ke ruang kerja masing-masing dan berkarya dengan lebih semangat bagi bangsa dan daerah,” katanya.

Antusiasme seluruh ASN terlihat dalam setiap rangkaian pertandingan dan permainan rakyat yang digelar. Tidak ada sekat antara jabatan dan bidang tugas. Semua larut dalam suasana kebersamaan, tawa dan semangat kompetisi yang sehat.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana generasi hari ini mengisi kemerdekaan dengan kerja, persaudaraan, kebersamaan dan pengabdian.

Bagi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ia menjadi ruang untuk memperkuat soliditas organisasi, menumbuhkan kembali semangat kekeluargaan, sekaligus mengingatkan bahwa budaya dan tradisi rakyat adalah warisan yang harus terus dirawat.

Karena kemerdekaan harus dirayakan dengan kegembiraan, dimaknai dengan kebersamaan, dan diisi dengan karya nyata untuk bangsa dan Nusa Tenggara Timur. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.