Anggota DPRD NTT Anton Mahemba Monitoring Pekerjaan Jalan Provinsi di SBD

oleh -149 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Waitabula – Memastikan pelaksanaan fisik dan mutu pekerjaan pembangunan infrastruktur Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Partai Golkar asal daerah pemilihan NTT 3 mencakup pulau Sumba Antonius Damianus Mahemba melakukan monitoring dan pemantauan pekerjaan fisik jalan provinsi di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dalam kapasitasnya sebagai Anggota Komisi 3 yang membidangi urusan infrastruktur.

“Hari ini saya turun langsung memastikan ruas jalan Bondokodi – Waitabula dikerjakan. Ruas ini merupakan urat nadi ekonomi dan pariwisata masyarakat di empat Kecamatan Kodi. Saya didampingi Anggota DPRD Kabupaten SBD pak Heri Pemu Dadi, Tokoh Masyarakat pak Alex, Pengawas dan Konsultan,” ujar Anton Mahemba, Kamis (27/8/2026).

Anton Mahemba mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi NTT yang melanjutkan pengerjaan jalan di beberapa segmen yang kondisi rusak berat.

“Puji Tuhan Tahun 2026, Pemerintah Provinsi melanjutkan pengerjaan jalan di beberapa segmen yang alami rusak berat mulai dari Hutan Jati Roko Raka, Desa Mangganipi, Desa Kapaka Madeta, Desa Hamongolele dan Desa Bondokodi. Sebelumnya Tahun 2025 di segmen Benak sudah dikerjakan pada ruas ini,” tutur Anton.

Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Melki Laka Lena yang meskipun secara bertahap mendukung pengerjaan ruas jalan tersebut dalam dua tahun berturut-turut.

“Pengerjaan ini tentu bertahap, karena anggaran yang terbatas akibat Efesiensi Anggaran. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dalam hal ini pak Gubernur NTT, Melki Laka Lena, yang sudah mendukung pengerjaan jalan Ruas Bondokodi-Waitabula,” tandasnya.

Anton berharap pelaksana pekerjaan dapat menjaga kualitas pekerjaan agar hasilnya bisa dinikmati masyarakat penerima manfaat dalam janga waktu lebih lama.

“Kami minta kontraktor pelaksana CV Laksman memperhatikan mutu pekerjaan agar hasilnya dinikmati masyarakat dalam waktu lama,” pungkasnya.

Untuk diketahui, target pekerjaan rekonstruksi 2,56 kilometer dan berkala 0,736 kilometer kualitas hotmix dengan nilai kontrak Rp8,392 miliar lebih yang dikerjakan oleh CV Laksman. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.