Oleh: Chudori Sukra Ada seorang akademisi terpelajar di zaman Rasulullah, yang melancarkan provokasi untuk memerangi Tauhid selevel dengan Firaun di zaman Nabi
Judi Online Bukan Jalan Pintas Tapi Jalan Buntu
Oleh : Febrianto Burak Di era digital, internet telah menjadi bagian penting dari kehidupan. Hal ini tentu tidak terlepas dari rasio atau
Tersingkapnya Hijab Kemunafikan
Oleh: Wawan Sanpala Bersyukurlah dengan maraknya tanda-tanda akhir zaman, ketika dibuka portal kewalian serta terbongkarnya hijab dusta dan kesyirikan. Mereka yang menafkahkan
Pendidikan Tinggi, Logika Mati: Tragedi Moral di Balik Asap Smoke Kelulusan
Oleh: Agustinus Saka Tmaneak Logika Pasar dan Kematian Integritas Akademik Pendidikan tinggi di Indonesia saat ini tengah berada di persimpangan jalan yang krusial,
Ekonomi Indonesia dalam Bayang-Bayang Kapitalisme: Tinjauan Kritis ala Karl Marx
Oleh: Markus Lapi Witi Di tengah klaim stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional, realitas yang dirasakan masyarakat Indonesia tidak sepenuhnya mencerminkan optimisme tersebut.
Negara Harus Memperkuat Ketahanan Pangan
Oleh: K.H. Ahmad Rafiuddin Menarik sekali ketika mengkaji karya-karya klasik dari sesepuh pesantren Tebuireng di seputar kemerdekaan RI (1945). Khususnya ketika Hadratussyekh
Kurban dan Kedekatan kepada Sang Khalik
Oleh: Eeng Nurhaeni Ada dua ibadah yang paling utama dilaksanakan pada bulan ini, yakni Ibadah Haji ke Baitullah, dan Ibadah Qurban. Ibadah
Fenomena Bayi Terlantar dalam Psikososial Erik Erikson
Oleh: Aquilio Jeane Windy Putra Dewasa ini, kita kerapkali membaca, mendengar, atau menonton berita mengenai kasus anak-anak atau bayi yang ditelantarkan oleh
Rasionalitas Kejahatan dan Krisis Moralitas Sosial: Refleksi atas Kasus Pembunuhan Berencana di Rumbai
Oleh: Fidelis Boli Uran Kasus pembunuhan terhadap Dumaris Boru Sitio (60) yang terjadi di Rumbai, Pekanbaru, pada 29 April 2026, menghadirkan sebuah
Mendengar Suara yang Dibungkam: Relevansi Teologi Feminisme di Tengah Kerasnya Budaya Patriarki NTT
Oleh: Agustinus Rivaldo Haryanto Jika kita menyusuri jalanan Trans-Flores atau melintasi gersangnya sabana di Timor, ada satu pemandangan yang seolah menjadi monumen
Pergi untuk Hidup, Pulang dalam Peti: Luka Pekerja Migran NTT
Oleh: Fidelis Boli Uran Fenomena pekerja migran dari Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menyisakan luka yang terus berulang. Setiap tahun, warga berangkat
- Sebelumnya
- 1
- …
- 4
- 5
- 6
- …
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











