Oleh: Marianus Lewotapo Taraen Kemiskinan masih menjadi wajah yang akrab dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terlebih di kawasan timur seperti Nusa Tenggara Timur
Kota yang Ramai, Jiwa yang Sepi
Oleh: Matheus Tnopo Tragedi yang Mengusik Kupang Belakangan ini Kota Kupang seperti sedang diguncang oleh luka-luka sunyi yang perlahan muncul ke permukaan.
Pendidikan Satu-Dimensi: Dari Emansipasi Humanistik Menuju Mimesis Neoliberalisme
Oleh: Gian Ribhato Media sosial sekarang cukup dihebohkan dengan aksi anak-anak SMA pasca-kelulusan yang mencoret-coret seragam mereka, bahkan ada yang menuliskan dengan
Bullying dan Luka Kesetaraan: Saat Gender menjadi Alasan Kekerasan
Oleh : Yohana Aprisca Febby Valois Bullying menjadi sebuah fenomena umum di lingkungan pendidikan. Meski demikian, bullying bukanlah sebuah fenomena yang bisa
Fathu Makkah dan Ekspedisi Memberantas Kesyirikan
Oleh: Eeng Nurhaeni Pagi itu, Rasulullah memberikan sambutan kepada pasukan yang akan membebaskan Kota Mekah (Fathu Makkah), yang dipimpin oleh Khalid bin Walid. Target
Hak Pekerja Saat Perusahaan Pailit: Apakah Sudah Terjamin?
Oleh: Lidia Belakangan ini, isu kepailitan dan PKPU kembali menjadi sorotan publik. Tekanan ekonomi global, penurunan daya beli, hingga perubahan pola konsumsi
Sinyal dan Tanda Kemenangan Tauhid
Oleh: Ahmad Rafiuddin Dari zaman ke zaman, sejarah kemenangan kaum beriman bukanlah jatuh gratis dari langit. Ia harus diperjuangkan sebagai ikhtiar dan
Perdagangan Manusia Melukai NTT Kita
Oleh: Aprianus Gregorian Bahtera Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini berhadapan dengan krisis kemanusiaan yang tidak dapat lagi diabaikan: praktik perdagangan manusia
Banyak Gereja, Sedikit Pembebasan
Oleh: Matheus Tnopo Religiusitas yang Bertumbuh, Kemiskinan yang Tidak Pergi Di tanah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang begitu religius, lonceng gereja berdentang
Urgensi Revolusi Hati di Tengah Revolusi Teknologi
Oleh: Juvito de Jesus Caiero Kita sedang hidup di tengah era yang ditandai dengan revolusi teknologi yang pesat. Dapat dikatakan bahwa, manusia
Lebih Mencermati Hukum Tarik Menarik
Oleh: Hafis Azhari Law of Attraction (LoA) mengindikasikan manusia punya kekuatan, bahkan punya hak prerogatif untuk mengatur alam semesta ini. Konsekuensinya, keyakinan pada LoA
- Sebelumnya
- 1
- …
- 3
- 4
- 5
- …
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











