Air Minum dan Irigasi Pertanian Kebutuhan Pokok Rakyat NTT

oleh -2218 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Air minum dan irigasi pertanian merupakan kebutuhan pokok masyarakat provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini yang mendesak untuk diperhatikan pemerintah sembari menyusul hal lainnya.

Demikian ditegaskan Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor, Yulius Mantaon ke media ini, Sabtu (23/11/2024) pagi.

“Kebutuhan air minum dan irigasi pertanian yang kini menjadi kebutuhan pokok masyarakat NTT, jadi itu kita ke depankan kemudian yang lain-lain kita nyusul,” tegas Mantan Anggota DPRD Kabupaten Alor dua periode dari Fraksi NasDem.

Menurut Yulius Mantaon penyediaan air minum dan irigasi pertanian bisa melalui optimalisasi air permukaan sungai, kali, waduk dan bendungan. Selain air permukaan ada juga air tanah dengan pemanfaatan sumur bor.

Mantan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono pun pernah mengatakan kunci kemajuan NTT adalah air untuk minum dan irigasi pertanian dan peternakan.

“Kunci kemajuan di NTT adalah air. Ketersediaan air dibutuhkan untuk air minum, pertanian, peternakan dan lainnya,” kata Basuki.

Potensi air permukaan di NTT seperti Bendungan berjumlah 7 buah dengan volume tampungan 114.29 juta meter kubik. Kapasitas intake belum termanfaatkan adalah 1.080 meter kubik/detik.

Selain itu, ada juga Daerah Aliran Sungai (DAS) berjumlah 3.987 unit, setidaknya terdapat empat DAS terbesar yaitu Benain dan Noelmina di Timor, Kambaniru di Sumba Timur dae Wae Pesi di Manggarai.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2024-2029 nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) menetapkan salah satu misi prioritasnya yaitu SIAGA Air.

Melalui SIAGA Air akan menatakelola air untuk air bersih dan irigasi pertanian dengan mengoptimalkan seluruh potensi air yang tersedia di seluruh kabupaten dan kota sesuai kewenangan masing-masing. (TIM/RN)

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.