RADARNTT, Tangerang – Koordinator Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Tangerang Raya, Christopher Nugroho mengusulkan aksi nyata menggemakan gagasan Paus Fransiskus tentang masa depan dunia yang lebih baik dalam rangka menyambut kunjungan ke Indonesia.
“Kunjungan Paus Fransiskus ke berbagai negara, termasuk Indonesia, kiranya perlu dimaknai sebagai upaya sungguh-sungguh Gereja Katolik dalam menawarkan gagasan dan solusi untuk masa depan dunia yang lebih baik melalui perdamaian, hak asasi manusia, penghentian perang, kerja sama antar umat beragama, mengatasi kerusakan lingkungan dan perubahan iklim, peran keluarga dan orang muda, dan mewujudkan tatanan dunia yang lebih adil untuk semua,” sebut Christopher Nugroho, Senin (1/7/2024) pagi via seluler.
Oleh karena itu, lanjutnya, selain ajakan untuk berdoa, barangkali dapat diusulkan agar setiap Keuskupan dan Paroki menyelenggarakan dialog, seminar, diskusi, podcast dan lain-lain terkait berbagai seruan dan ensiklik dari Paus Fransiskus.
“Kegiatan ini diharapkan melibatkan peserta dan narasumber dari semua agama dan kepercayaan sehingga pesan dari Bapa Paus bisa menggema ke seluruh Indonesia,” kata Christopher Nugroho.
Christopher Nugroho juga mengusulkan aksi nyata di lingkungan dan wilayah masing-masing berupa bakti sosial, kunjungan orang sakit, penanaman pohon, dan lain-lain.
“Dengan ini pula, seluruh anggota Gereja Katolik di Indonesia menyambut dan merayakan bukan hanya kehadiran fisik Bapa Paus, tetapi juga menyambut dan menyebarkan gagasan Gereja Katolik tentang masa depan dunia yang lebih baik,” tandasnya.
Christopher Nugroho mengatakan, FMKI Tangerang Raya selama ini rutin mengadakan pertemuan aktivis-aktivis Katolik dan dialog.
Diketahui, Paus Fransiskus akan melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia pada 3 – 6 September 2024. Indonesia akan menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke kawasan Asia Pasifik, yang diikuti kunjungan ke Papua Nugini, Timor Leste dan Singapura.
Pemerintah Indonesia menyambut baik rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Undangan Presiden RI kepada Paus Fransiskus telah disampaikan melalui Duta Besar Takhta Suci Vatikan di Jakarta pada 25 Maret 2024.
Kunjungan Paus ke Indonesia memiliki arti penting bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi umat Katolik, namun juga bagi seluruh umat beragama. Kunjungan ini diharapkan akan memperkuat pesan toleransi, persatuan dan perdamaian dunia.
Paus Fransiskus telah merencanakan kunjungan ke Indonesia sejak 2020, namun belum dapat terlaksana mengingat adanya pandemi Covid-19.
Bersama dengan Takhta Suci Vatikan dan pemangku kepentingan terkait, Pemerintah Indonesia terus melakukan persiapan kunjungan dengan baik. (TIM/RN)







