Walikota Kupang Berbagi Kasih, Wakil Walikota Berdialog dengan Warga Liliba

oleh -1258 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, berbagi kasih bersama warga Kelurahan Liliba.

Acara ini berlangsung pada Sabtu (8/3/2025) menjadi momentum bagi masyarakat untuk saling peduli dan berbagi dengan sesama. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk mempererat solidaritas sosial di Kota Kupang.

Acara yang dimotori Pemuda Rock Liliba
mengusung tema “Susah Senang Ketong Sama-sama”, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam membangun solidaritas sosial.

Pada kesempatan itu, Walikota Christian menyampaikan rencana pengadaan armada sampah berupa motor listrik atau truk sampah untuk memastikan lingkungan tetap bersih, sehat, dan tertata dengan baik.

“Sampah rumah tangga harus dipilah sesuai jenisnya. Sekarang, sampah bisa ditukar dan menghasilkan uang. Jadi, mari kita mulai memilah sampah demi menjaga kebersihan Kota Kupang. Jika ingin bergerak cepat, bergeraklah sendiri. Tetapi jika ingin bergerak jauh, bergeraklah bersama. Saya ingin kita semua bergerak jauh demi Kota Kupang yang lebih baik,” ajaknya

Hadir dalam kegiatan itu; Lurah Liliba, Victor A. Makoni, S.Sos, Anggota DPRD Sumba Barat Daya Stefanus Come Rihi, Pendeta Jemaat Emaus Liliba Pdt. Jeni Tameno, Ketua Pemuda Gang Rock Liliba Bili Nope, Ketua LPM Kelurahan Liliba Drs. Apolonius Nurak, Ketua Karang Taruna Simin Sede, Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba Bripka Andri Non, Babinsa Kelurahan Liliba Serda Eko, serta para Ketua RT se-Kelurahan Liliba.

Wakil Walikota Dialog dengan Warga Liliba

Sementara pada tempat terpisah di Kelurahan Liliba, Wakil Walikota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., berdialog dengan warga Kelurahan Liliba sekalian mendengarkan langsung berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat khususnya pemuda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Kupang, Maria Rosalinda Uta Teku, Sekretaris Lurah Liliba, Johanis Dubu, serta sejumlah Ketua RT dan RW se-Kelurahan Liliba.

Warga menyambut antusias kehadiran Wakil Walikota, yang sebelumnya diajak berkeliling lingkungan RT 39 untuk melihat langsung kondisi jalan dan fasilitas umum di wilayah tersebut.

Ketua RT 39, Amros Awanai, pada kesempatan itu berterima kasih atas kedatangan Wakil Walikota Kupang.

“Kami sangat merasa terhormat karena Walikota dan Wakil Walikota Kupang baru saja dilantik pada tanggal 20 Februari lalu, dan hari ini kami dapat bertemu dengan ibu Wakil Walikota. Kami menyadari tantangan yang dihadapi, terutama dalam hal ekonomi bagi warga menengah ke bawah, namun kami terus mendukung pemerintah dan berharap pemerintah turut mendukung program – program yang kami jalankan,” ujarnya.

Wakil Walikota Kupang, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat Kelurahan Liliba.

“Kami baru saja keliling beberapa jalan di sekitar sini, dan kami mencatat adanya kebutuhan untuk perbaikan jalan. Kami akan memeriksa anggaran dan merencanakan perbaikan tersebut,” ujarnya.

Wakil Walikota Serena Francis juga menyampaikan prioritas pemerintah Kota Kupang dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan.

“Ada tiga fokus utama kami, yaitu pengelolaan sampah, pemberdayaan UMKM, dan reformasi birokrasi. Kami akan secara bertahap menangani masalah sampah yang menjadi keluhan banyak warga, namun kami mohon kesabarannya karena ini membutuhkan waktu,” urainya.

Ia berjanji akan menjaring pemuda yang kreatif dan berbakat untuk mengembangkan UMKM serta memperbaiki tatanan birokrasi agar pemerintah lebih cepat dan efektif dalam melayani masyarakat.

Wakil Walikota juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Kupang.

“Kami berharap tidak ada lagi sekat-sekat politik pasca-pilkada. Semua elemen masyarakat harus bersatu untuk membangun Kota Kupang yang lebih bersih, maju, dan sejahtera,” tegasnya.

Menyikapi masukan tersebut, Wakil Walikota menegaskan komitmennya untuk segera mencari solusi terhadap masalah-masalah tersebut, termasuk memastikan adanya dukungan lebih untuk kader Posyandu, memperbaiki infrastruktur, dan meningkatkan kolaborasi dengan kegiatan pemuda melalui Karang Taruna. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.