Persaingan Ketat Provider Internet Satelit Hadirnya Starlink

oleh -1284 Dilihat
banner 468x60

Jagad dunia maya di Indonesia sedang gonjang ganjing dengan rencana kehadiran provider Starlink besutan Elon Musk termasuk juga nilai investasinya disebutkan kecil tetapi akan menguasai pengguna internet Indonesia.

Baiklah memahami dahulu apa maksud daripada internet satelit. Internet satelit merupakan salah satu solusi bagi masyarakat di daerah terpencil yang kesulitan mengakses internet.

Kehadirannya membuka peluang baru bagi mereka untuk terhubung dengan dunia luar dan mendapatkan informasi yang lebih luas. Ada provider internet satelit lain di Indonesia yang sudah lama beroperasi, seperti PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Elon Musk dengan jenis satelit miliknya yang populer bernama Starlink menawarkan kecepatan internet yang lebih tinggi hingga 220 Mbps, dibanding PSN dan Telkom 10 Mbps dan dengan jangkauan area yang luas, termasuk ke wilayah terpencil, dengan tehnologi terdepan.

Demikian juga Starlink menawarkan harga layanan jauh lebih murah, dan ini oleh beberapa kalangan dicurigai konon karena mendapat subsidi dari pemerintah Amerika.

Perlu juga diketahui sebenarnya pangsa pasar pengguna internet satelit di Indonesia masih tergolong kecil jika dibandingkan pengguna internet lainnya seperti seluler, fiberoptik secara keseluruhan.

Menurut data Statistika, jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 210,1 juta jiwa. Sedangkan, dan jumlah pengguna internet satelit diperkirakan hanya sekitar 1 juta jiwa. Hal ini karena internet satelit memiliki kelemahan stabilitas jaringan seperti terhadap perubahan cuaca, posisi matahari. Demikian juga kecepatan data bila dibanding dengan koneksi fiberoptik.

Penting untuk diingat bahwa anda selaku pengguna smartphone tentu tidak dapat langsung menggunakan koneksi Starlink. Diperlukan router satelit Starlink untuk menghubungkan smartphone Anda ke internet. Router satelit Starlink juga tidak murah, dengan harga sekitar Rp 5.000.000 hingga Rp 10.000.000. Selain tentunya menggunakan fixed parabola.

Starlink menawarkan alternatif menarik bagi masyarakat di wilayah terpencil yang sungguh ingin mengakses internet cepat. Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan Starlink, penting untuk mempertimbangkan kecepatan, harga, ketersediaan, dan persyaratan yang diperlukan. Dan kemajuan teknologi jelas akan memperketat persaingan penyedia jasa untuk saling berlomba menjadi terdepan.

Ingat juga setiap provider internet satelit juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga penting untuk melakukan riset sebelum memilih provider yang tepat sesuai kebutuhan.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Senin, 17 Juni 2024

Oleh: Yoga Duwarto
Penulis adalah Peneliti dan Pemerhati Kebijakan Publik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.