Presiden mengganti menteri seperti mengganti bidak catur yang dianggap salah langkah. Satu dicopot, satu dipanggil; yang kemarin dipuji, hari ini disingkirkan. Bahkan

Kegagalan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bisa berdampak sangat besar: diubahnya UUD 1945, khususnya pasal 33. Di Dismorning kemarin saya menyebutkan KDMP

Heran. Soal ”kupas bawang” masih terus mendominasi percakapan jagat maya. Istana pantas sewot. Begitu banyak isu besar yang ingin ditonjolkan sebagai prestasi

Presiden Prabowo akan jadi Mahathir Mohamad-nya Indonesia? Lihatlah langkah Mahathir di tahun 1981: Malaysia mengambil alih perusahaan perkebunan terbesar Inggris di Malaysia.

Yang paling melegakan di tanggal 17 Agustus kemarin adalah terbuktinya teori bahwa bayang-bayang sering lebih menakutkan dari kenyataan: demo besar yang bisa

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.