Oleh: Eeng Nurhaeni Sulit sekali kita menemukan karya tulis yang tulus dan jujur, yang mengupayakan kedewasaan dan pencerdasan masyarakat. Namun demikian, terkadang kita
Tag: Opini
Gus Dur dan Kemuliaan Sang Pemimpin
Oleh: KH Ahmad Rafiuddin Filosofi hidup Gus Dur seakan menjadi tawaran alternatif yang memerdekakan di era hiper modern yang sarat distraksi dan
Jangan Wariskan Luka: Anak Bukan Pelampiasan Masalah Hidup
Oleh : Ermelinda Noh Wea Peran seorang ibu adalah peran yang agung, penuh pengorbanan, dan tidak mudah. Sejak mengandung hingga membesarkan anak,
Akal Sehat dan Lompatan Perubahan
Oleh: Hafis Azhari Banyak orang di era hiper modern ini yang terlampau tergopoh-gopoh mengejar suatu ilusi. Mereka seolah percaya bahwa kesuksesan identik
Lebih Mengkritisi Karya Hafis Azhari
Oleh: Eeng Nurhaeni Semarak perbincangan mengenai karya-karya Hafis Azhari, saya memandangnya bahwa ia banyak menulis tentang kondisi Indonesia atau identitas keindonesiaan, baik
Kesadaran Kritis Para Penulis
Oleh: Muhamad Pauji Karya-karya Pramoedya Ananta Toer tak terlepas dari cermin perjuangannya membangun kesadaran dan keberpihakan kepada kaum tertindas dan termarjinalkan. Ia
Luka di Tanah Damai: Saat Toleransi Hanya Slogan
Oleh: Ermelinda Noh Wea Indonesia dibangun dari keberagaman. Negeri ini lahir bukan dari satu warna, satu suku, satu agama, atau satu bahasa,
Gaya Percintaan Masa Kini: Kebebasan yang Membawa Kegamangan
Oleh: Ermelinda Noh Wea Cinta, dalam sejarah manusia, selalu menjadi tema agung yang tak lekang oleh waktu. Namun, seperti air yang mengikuti
Keangkuhan Intelektual Seorang Sastrawan
Oleh: Supadilah Iskandar Di masa rezim Orde Baru, dunia kesusastraan kita seringkali mengandalkan dan mengagungkan pencapaian, ego dan suara yang paling keras.
Dari Kampus ke Kampung: Revolusi Pertanian Dimulai
Oleh: Ermelinda Noh Wea Sudah terlalu lama kita terjebak dalam cara pandang yang keliru bahwa kesuksesan hanya bisa diraih jika bekerja di
Penulis yang Bijak di Tengah Kebisingan
Oleh: Ahmad Rafiuddin Semua orang di dunia ini mendapat jatah waktu yang sama 24 jam sehari, tetapi mengapa akhir-akhir ini banyak penulis
- Sebelumnya
- 1
- …
- 45
- 46
- 47
- …
- 55
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










