Oleh: Yanuarius Marius Bere Di tengah arus digital yang bergerak secepat ombak musim timur, sebuah lagu sederhana dari tanah Nusa Tenggara Timur
Tag: FKIP
Ketika Desa Tidak Menggunakan Dolar, Apakah Nilai Tukar yang Melemah Benar-Benar Berpengaruh?
Oleh: Nikolas Putra Ati Anda tidak perlu memiliki dolar untuk menanggung dampak dari mata uang yang melemah. Pada 16 Mei 2026, ketika
Menemukan “Permata yang Hilang”: Mengapa Wae Lolos adalah Masa Depan Pariwisata Manggarai Barat?
JIKA kita membicarakan pariwisata Manggarai Barat, tentu saja akan selalu menjadi cerita biru laut, yakni Komodo, Padar, dan Pink Beach. Tetapi, dibalik
Menyeberangi Arus, Bertaruh Nyawa: Potret Buram Pemerataan Pendidikan di Pedalaman NTT
PENDIDIKAN sering kali digaungkan sebagai hak segala bangsa dan kunci utama memutus rantai kemiskinan. Namun, ketika kita menengok ke wilayah pedalaman, slogan
Mengubah Paradigma Sampah Kota Kupang: Dari Hilir ke Hulu
Oleh: Maria Evgenia Mona Kota Kupang menyandang status ikonik sebagai kota kasih, kota bersih dan kota toleransi. Sejak lama identitas ini melekat
Dilema Keselamatan versus Kebutuhan Hidup: Menakar Kebijakan Pembatasan Pick-up di Kota Kupang
Oleh: Angriani Dela Okta Baleri Kebijakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengenai pembatasan operasional kendaraan bak terbuka atau pick-up di Kota
Korban Diadili, Pelaku Dilupakan: Normalisasi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan
Oleh: Maria Fransiska Somi Boli “Ah, cuma bercanda.” “Dia kan suka juga.” “Makanya jangan pakai pakaian yang terlalu terbuka.” Kalimat-kalimat seperti ini
Penjara Berwujud Kemudahan: Menakar Paradoks Berpikir di Era AI
Oleh: Fransiska Osi Ratrigis Di meja belajar masa kini sebuah keajaiban palsu sedang berlangsung: esai akademis yang berbobot hingga analisis data yang
Dari Sapaan ke Ancaman: “Catcalling” Bukan Bagian dari Keramahan Kota Kupang
Oleh: Maria Theresa Ina Boli Ratumakin Kupang sering dikenal sebagai kota yang hangat. Banyak orang memuji masyarakat Timor karena sikap mereka yang
Dominasi Gawai dan Pudarnya Permainan Tradisional pada Anak
Oleh: Angelia Astri Yanti Begitu indah masa kecil ketika kami beramai-ramai berebut area bermain, diiringi suara tawa yang memenuhi halaman rumah maupun
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










