Membuka Hati bagi Roh Kudus

oleh -194 Dilihat
holy Spirit icon over heart background. vector illustration
banner 468x60

Saya dan para pembaca tentunya pernah mengalami pengalaman kecil tapi tak terlupakan ketika mengadakan perjalanan ke kampung-kampung kecil. Di sana, kita bertemu dengan keramahan masyarakat yang menyapa dengan wajah penuh senyum dan menawarkan untuk singgah di rumah mereka. Kadang hanya sekedar basa basi, tapi tidak jarang pula ada yang “menuntut” agar bisa duduk bersama mereka, bercerita dan bahkan menginap di rumah mereka. Adalah kebahagiaan tersendiri bagi mereka yang rumahnya disinggahi para tamu.

Pengalaman kecil tersebut, sama dialami oleh Paulus dan kawan-kawannya, yang digambarkan dalam Kisah Para Rasul 16:11-15. Saat berada di Filipi, kota pertama di bagian Makedonia yang disinggahi Paulus, mereka bertemu dengan para perempuan di tempat sembayang orang Yahudi. Setelah berbicara dengan mereka, Lidia seorang perempuan penjual kain ungu, yang setia beribadah kepada Tuhan, dibuka hatinya oleh Roh Kudus untuk mendengarkan pembicaraan Paulus. Ia kemudian menawarkan tumpangan bagi Paulus dan kawan-kawan.

Sikap Lidia yang terbuka kepada tuntunan Roh Kudus, membuat hatinya begitu berkobar-kobar mendengar pewartaan Paulus. Suasana hatinya yang dipenuhi sukacita, membuat ia mendesak Paulus untuk menumpang di rumahnya. Paulus menerima tawaran itu. Mereka menumpang di rumah Lidia. Sebelumnya, Lidia dan seisi rumahnya dibaptis setelah mendengarkan pewartaan Paulus. Lidia mengalami sukacita penuh, menjadi pengikut Yesus dan mendapat banyak pengajaran tentang Yesus dari Paulus dan Silas.

Kesaksian Paulus dan Silas di Filipi membawa banyak orang menjadi percaya dan dibaptis. Kita pun sebagai murid Kristus, diminta untuk bersaksi dan mewartakan kabar tentang Kristus, tentang Kristus yang bangkit dari antara orang mati. Hendaknya kesaksian kita membawa banyak orang mengenal Yesus.

Yohanes 15:26-16:4a mengingatkan kita kembali akan salah satu amanat perpisahan Yesus tentang kesaksian para murid-muridNya. “Jikalau Penghibur yang Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi”. (Yoh. 15:26-27a). Sebagai murid Kristus, tugas kita adalah menjadi saksi. Kita semua, tanpa kecuali, diutus untuk bersaksi tentang kasih dan kebaikan Tuhan di dalam hidup. Kitalah yang harus bersaksi tentang Yesus yang bangkit.

Memang tidak mudah menjadi saksi kebaikan dan kebenaran di tengah dunia sekarang ini. Dunia sekarang cenderung acuh tak acuh pada hal-hal yang baik dan benar, kecuali jika di dalamnya ada kepentingan yang menguntungkan diri sendiri. Tak sedikit orang-orang di jaman sekarang yang lebih memilih nyaman dengan kebenaran versi pribadi, ketimbang mengedepankan kebenaran yang sesungguhnya. Dunia sekarang takut untuk mengungkapkan kebenaran dan kebaikan jika dampaknya adalah harus menderita.

Namun sebagai pengikut Kristus, kita tidak sendirian dalam bersaksi. Kita dituntun oleh Roh Kebenaran, Roh yang dijanjikan Yesus kepada kita. Roh itulah yang membimbing kita untuk melakukan hal-hal baik dan benar. Roh itu jugalah yang menguatkan dan menghibur jika kita menderita karena kesaksian. Kita diminta untuk membuka hati untuk tuntunan Roh Kudus. Jika hati kita tertutup untuk kehadiran Roh Kudus, niscaya hidup kita terasa kosong dan hampa. Kita mudah goyah oleh pengaruh dunia yang menawarkan kenyamanan sesaat.

Mari membuka hati terhadap tuntunan dan bimbingan Roh Kudus, agar kita dituntun untuk melakukan hal-hal yang baik, mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang benar, yang berkenan kepada Tuhan. Mari berani bersaksi tentang Yesus, menghadirkan Yesus dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap dan tindakan. Jika karena bersaksi yang benar dan baik lalu kita dibenci, dikucilkan dan ditolak, jangan takut. Karena ada Roh Penolong yang menyertai kita. Roh Kudus-lah yang bekerja di dalam dan melalui kita. Tugas kita adalah bersedia untuk dipakai sebagai alat Tuhan bagi dunia ini.

Oleh: Magdalena Hokor

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.