RADARNTT, Kupang – Usulan Fraksi Partai NasDem DPR RI agar mengusut tuntas dugaan isu makar di balik demonstrasi akhir Agustus di tanah air melalui pembentukan Tim Investigasi Independen sebagai langkah penting untuk menjaga marwah hukum dan demokrasi di Indonesia.
Demikian tegas Akademisi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Apolonaris Gai ketika dimintai tanggapannya.
“Saya memandang usulan Partai NasDem untuk mengusut tuntas dugaan makar melalui pembentukan Tim Investigasi Independen sebagai langkah penting untuk menjaga marwah hukum dan demokrasi,” kata Aris Gai, Rabu (3/9/2025).
Namun, dia menegaskan beberapa hal agar menjadi perhatian: pertama, Penanganan dugaan makar harus tetap berlandaskan hukum agar tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan.
Kedua, Tim Investigasi Independen hanya akan memiliki legitimasi jika benar-benar diisi oleh tokoh yang kredibel, bukan sekadar representasi politik. Ketiga, Isu makar tidak boleh dipolitisasi, melainkan dijadikan momentum memperkuat demokrasi, hukum, dan kepercayaan rakyat terhadap negara.
“Dengan demikian, saya mendukung prinsip usut tuntas secara independen, transparan, dan sesuai hukum, demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tegas Aris Gai.
Sebelumnya, Pakar Hukum Tata Negara, Dr. Yohanes Tuba Helan, SH., M.Hum menegaskan boleh melakukan investigasi terhadap dugaan tidakan makar dalam aksi massa yang terjadi akhir Agustus kemarin.
“Boleh saja untuk membuktikan pernyataan presiden, supaya tidak terjadi saling curiga,” ujar Tuba Helan di Kupang, Selasa (2/9/2025) malam via seluler.
Tuba Helan juga setuju membentuk Tim Independen agar kerjanya lebih terjamin obyektif, bebas dari pengaruh kekuasaan.
“Tim independen kerjanya lebih terjamin obyektivitas, bebas dari pengaruh kekuasaan,” kata Tuba Helan.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto mengusut tuntas dugaan makar yang muncul di balik gelombang demonstrasi dengan membentuk Tim Investigasi Independen.
“Bagi Fraksi NasDem, langkah ini merupakan komitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum bagi publik,” kata Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam siaran pers Fraksi Partai NasDem DPR RI, Selasa (2/9/2025).
Fraksi NasDem menilai pembentukan tim investigasi independen untuk mengusut perkara ini adalah kebutuhan mendesak. Tim ini diharapkan mampu bekerja secara menyeluruh, objektif, dan terbuka, sehingga peristiwa anarkis yang berujung pada dugaan makar dapat diungkap tanpa meninggalkan ruang bagi spekulasi maupun politisasi.
“Agar hasil penyelidikan mendapat legitimasi kuat, Fraksi NasDem mendorong tim investigasi melibatkan unsur penegak hukum, lembaga independen, serta keterwakilan masyarakat. Dengan demikian, proses investigasi akan lebih dipercaya publik dan terhindar dari bias kepentingan,” tegas Viktor.
Diketahui, demonstrasi meletus di Jakarta dan sekitarnya sejak 25–31 Agustus 2025 dan meluas ke berbagai daerah seperti Bandung, Surabaya, Makassar dan beberapa kota lainnya.
Selain menyampaikan tuntutan aspirasi ke lembaga DPR demonstrasi juga berujung aksi brutal menjarah dan membakar sejumlah fasilitas umum dan rumah pribadi para politisi dan pejabat pemerintah. (TIM/RN)







