Oleh: Hafis Azhari Banyak orang di era hiper modern ini yang terlampau tergopoh-gopoh mengejar suatu ilusi. Mereka seolah percaya bahwa kesuksesan identik
Radar NTT
Empat Dekade dalam Kasih Setia Allah: Jejak Imamat Pater Thomas Tue, SVD
“Allah adalah Kasih. Kasih setia-Nya tetap selamanya.” Tanggal 7 Juli 2025 menjadi tonggak penuh syukur dan kenangan. Pada hari itu, Pater Thomas
Batas Ilmu dan Ruang Spiritualitas dalam Budaya Madura
Pemahaman mereka terhadap pengetahuan tidak hanya bersandar pada fakta, melainkan juga pada makna. Sebuah pengetahuan baru dianggap Ilmu pengetahuan modern sering kali
Kesebelasan Pemda Alor vs Kesebelasan Polres Alor
RADARNTT, Kalabahi – Kesebelasan Pemerintah Daerah (Pemda) Alor dan kesebelasan Polres Alor akhirnya turun lapangan dalam kegiatan car free day (CFD) dalam
Gereja, “Luka” dan Pengharapan tentang Migrasi Bermartabat
Oleh: Anselmus Dore Woho Atasoge [Catatan dari pinggiran ruang perjumpaan pastoral XII Gereja Regio Nusra perspektif sosiologi agama] Dalam dunia yang terus
Gereja Berwajah Perantau: Refleksi Kritis atas Perpas XII Regio Nusra di Larantuka
PERHELATAN Pertemuan Pastoral (Perpas) XII Regio Gerejawi Nusa Tenggara yang berlangsung di Keuskupan Larantuka, Flores Timur, pada 1–5 Juli 2025 menjadi peristiwa
Lebih Mengkritisi Karya Hafis Azhari
Oleh: Eeng Nurhaeni Semarak perbincangan mengenai karya-karya Hafis Azhari, saya memandangnya bahwa ia banyak menulis tentang kondisi Indonesia atau identitas keindonesiaan, baik
Menggali Kearifan Madura antara Carok, Pesantren dan Semangat Merantau
Oleh: Farodisil Jinanah Dalam dinamika masyarakat Indonesia yang beragam dan kaya akan budaya, pulau Madura menjadi salah satu pulau yang masih menyimpan
Bang Wina Khawatir Saya Mengintervensi Kemerdekaan Pers
“Jangan sampai menjadi catatan sejarah, oh intervensi pertama ke dalam UU Pers dimulai manakala Dirjen IKPnya dijabat oleh aktifis wartawan,” tulis Wina
Elegi Karbon dan Jerami
Aku adalah karbon dari mesin-mesin,yang menggantikan embusan napas kerbau tua. Ladang kini bergelora dengan dengung,namun bukan gemuruh doa-doa.Kupeluk batang-batang padi, tak ada
Mental Sufistik di Era Milenial
Oleh: KH Ahmad Rafiuddin Banyak orang menilai bahwa nilai kekayaan manusia di era milenial ini diukur dari baju yang dikenakan, rumah yang
- Sebelumnya
- 1
- …
- 144
- 145
- 146
- …
- 306
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











