RADARNTT, Kupang – Beberapa siswa sekolah dasar (SD) di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur tidak mau menerima makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah karena merasa mual dan sering muntah.
Mereka memilih membawa bekal makanan sendiri dari rumah yang dimasak orangtua untuk disantap saat makan bersama di sekolah.
“Beta sonde mau terima lagi MBG di sekolah tapi bawa makan sendiri dari rumah, karena sering mual dan muntah melihat makanan yang dibagikan di sekolah,” tutur salah satu siswa SD Inpres di Kelapa Lima Kota Kupang, Jumat (10/10/2025).
Dia bersama sekitar lima orang temannya sudah seminggu terakhir ini memilih membawa makan sendiri dari rumah dan tidak mengambil MBG yang dibagikan di sekolah.
Salah seorang guru kelas dua membenarkan, ada dua siswa di kelasnya sudah tidak mau menerima MBG yang dibagikan di sekolah. Maka mereka harus membawa makan sendiri dari rumah.
“Benar ada dua siswa di kelas saya (kelas dua) tidak mau menerima pembagian MBG maka otomatis mereka harus bawa makan sendiri agar jam makan bisa makan bersama teman-teman,” ujarnya. (TIM/RN)







