Sosialisasi Kabupaten Layak Anak, Iskandar Lakamau: Upaya Awal Menegakkan Hak Anak

oleh -1306 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Bupati Alor Iskandar Lakamau mengatakan kegiatan sosialisasi Kabupaten Kota Layak Anak merupakan sebuah upaya dan langkah awal perjuangan dalam menegakkan pemenuhan hak anak sebagai bentuk penegakan hak asasi manusia yang merupakan urusan wajib Pemerintah Daerah Kabupaten Kota yang harus dilaksanakan.

“Hal ini sejalan dengan program strategis Pemerintah Kabupaten Alor yakni Gerakan Membangun Dari Timur (Gerbang Timur) dalam spirit Alor Berkemas. Dan salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak (PSRA) dan Pelayanan Kesehatan Ramah Anak (PKRA),’ sebut Iskandar Lakamau.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Alor akan terus mendorong terselenggaranya Kabupaten Kota Layak Anak di Kabupaten Alor. Juga terus menjaga situasi yang aman bagi anak dalam menjalani hidup dan tumbuh kembangnya serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Saya mengajak kita semua untuk berkemas membangun kembali semangat untuk menata dan memperoleh kembali daerah kearah yang lebih baik dengan beriman menghadirkan keadilan, kemandirian, keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat Alor agar dapat mewujudkan Kabupaten Alor sebagai Kabupaten Layak Anak,” ujar Lakamau.

Dia juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Alor terus memberikan perhatian yang serius untuk mendorong Kabupaten Alor sebagai Kabupaten Layak Anak yang terprogram melalui empat pilar dari empat belas program perioritas yakni program perlindungan Perempuan dan Anak sebagai langkah sistematis dalam pemenuhan Hak Anak di Kabupaten Alor.

“Perhatian pimpinan dan seluruh jajaran Dinas P3A serta instansi terkait agar terus melakukan berbagai upaya yang selama ini telah dilaksanakan dengan baik agar tetap dipertahankan dan terus dilakukan evaluasi secara komprehensif dan integral dengan membangun kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan agar secara sistematis mendukung terpenuhinya hak anak untuk hidup, tumbuh dan kembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” tegas Bupafi.

Dan juga sekaligus mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan dan Anak di Kabupaten Alor dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

Untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat termasuk aparat pemerintah, keluarga dan dunia usaha tentang pentingnya menjamin hak dan melindungi anak. Pemerintah Kabupaten Alor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) melaksanakan sosialisasi Kabupaten Layak Anak.

Kegiatan sosialisasi berlangsung di Aula Kopdit Citra Hidup Kalabahi pada Selasa (1/7/2025) yang dibuka langsung Bupati Alor Iskandar Lakamau.

Kepala Dinas P3AKabupaten Alor, Abdul Haris Kapukong dalam laporannya yang disampaikan Kepala Bidang Pelembagaan dan Pemenuhan Hak Anak, Diev Zanherip Alelang mengatakan, semua pihak menghendaki suatu masa dimana bangsa daerah dipimpin oleh generasi yang terbentuk dengan baik dari sejak masih dalam kandungan hingga mengambil estafet kepemimpinan yang dimaksud adalah generasi yang pertumbuhannya memperoleh hak hak yang baik.

“Dan juga generasi yang selalu memperoleh perlindungan dan generasi yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi,” tegas Kapukong.

Oleh karena itu, kata Kapukong, akhir dari sosialisasi ini menghasilkan kesepakatan bersama antara DP3A bersama Dinas terkait lainnya untuk membentuk gugus tugas Layak Anak untuk bergandeng tangan mewujudkan Kabupaten Alor menjadi Kabupaten Layak Anak dengan merencanakan dan melaksanakan program sesuai indikator sebagaimana yang akan disampaikan melalui materi tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

Hadir juga pada kegiatan sosialisasi tersebut Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Alor, Lidia Winaryo, Yanti Sallata tim Analisis kebijakan sebagai nara sumber mewakili Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak propinsi NTT, para pimpinan OPD, dan peserta kegiatan dari Dinas terkait diantaranya, Bapelitbabg, Dinas Sosial, Dukcapil, Kominfo, Kearsipan dan perpustakaan, Dinas Kesehatan, Rumah sakit umum, Rumah sakit bergerak, Puskesmas Kenarilang, Puskesmas Mebung, Puskesmas Mali, Bidang PAUD, Bidang SD, bidang SMP, Korwas Dikmen Kabupaten Alor. Juga unsur masyarakat dan dunia usaha diantaranya, Penitipan Anak Elcio, pengurus daerah Aisyiah Alor, WKRI Alor, TP PKK, Betesda, PPA Gereja Pola, PPA GBI Tombang, dan juga forum Anak Alor. (NB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.