RADARNTT, Maumere – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago (JPYK) menggelar acara coffee morning bersama jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) di Hari Pers Nasional ke-49.
Bupati JPYK dalam acara yang berlangsung Senin (9/2/2026) di Aula Rokatenda, Kantor Bupati Sikka, menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Pers Nasional ke-49 sekaligus harapan perkembangan jurnalis di Kabupaten Sikka.
“Selamat hari pers nasional yang ke-49 tahun untuk Pers Indonesia dan khususnya untuk Pers Kabupaten Sikka. Semoga di usia yang 49 tahun, Pers Kabupaten Sikka terus berkembang, terus maju, dan terus terdepan dalam memberikan informasi, mencerahkan, dan tentu mencerdaskan seluruh masyarakat Kabupaten Sikka dengan selalu bicara jujur, selalu bicara faktual, dan selalu bicara objektif,” kata Bupati.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pers yang selalu memberikan kritikan dan masukan kepada pemerintah dan memastikan kebijakan pemerintah berpihak kepada masyarakat.
“Saya berterima kasih karena tentu dengan kehadiran pers selama ini yang selalu memberikan kritik, juga saya terima kasih atas pikiran, masukan yang konstruktif sebagai mitra strategis sehingga kami sebagai pemerintah terus kemudian bekerja memastikan kebijakan yang selalu berpihak kepada masyarakat Kabupaten Sikka,” tandasnya.
Dalam giat itu, para stakeholder bersama jurnalis turut membahas isu dan penanganan masalah sampah di Kota Maumere. Karena masih ada masalah sampah yang sangat terkait dengan perilaku hidup masyarakat dalam megelola sampah rumah tangga, hal ini menjadi konsern pemerintah.
Ketua AWAS, Mario W P Sina, menyampaikan kegiatan ini merupakan sinergi yang baik yang akan terus dilaksanakan ke depannya dengan mengangkat berbagai masalah aktual dan mendasar terkait hajat hidup orang banyak.
“Jadi kegiatan hari ini bertepatan di momentum hari peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari tahun 2026. Bagi kami di Aliansi Wartawan Sikka, tentunya kegiatan hari ini adalah sinergi yang baik, yang terus dilaksanakan ke depan. Sehingga ada banyak input, ada banyak masukan-masukan dari sisi media, yang tentu menjadi ruang kolaborasi dan ke depannya ini menjadi input yang positif bagi pemerintah untuk melaksanakan program dan kegiatan, untuk tahun ini misalnya hari ini berkaitan dengan permasalahan sampah dan strategi penanganan oleh Pemkab Sikka,” kata Mario.
Mario berharap ke depannya pemerintah perlu untuk melaksanakan kegiatan serupa dengan mengundang berbagai stakeholder terkait.
“Kami berharap bahwa ke depan
pemerintah perlu terus melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan mengundang berbagai stakeholder terkait agar kemudian mendapatkan masukan yang konstruktif dari kelompok masyarakat yang kemudian itu menjadi ruang bagi pemerintah untuk melahirkan kebijakan ataupun program yang betul-betul sejalan dengan apa yang menjadi harapan dan keinginan dari masyarakat Kabupaten Sikka,” imbuhnya. (RA/RN)







