RADARNTT, Surabaya – Pertamina Patra Niaga dalam praktiknya selalu memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi. Dalam proses distribusi, Pertamina masif laksanakan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi, termasuk koordinasi lintas sektor dalam rangka percepatan distribusi.
Jumat, (23/1/2026), beredar informasi pemadaman listrik bergilir yang dialami masyarakat Rote Ndao imbas dari keterlambatan suplai BBM dari Kupang akibat cuaca buruk. Sebagaimana diinformasikan Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Area Manager Communication, Relations, & CSR, Ahad Rahedi, imbas cuaca buruk yang terjadi beberapa pekan terakhir telah berdampak pada kendala distribusi energi di beberapa titik, termasuk Kabupaten Rote Ndao.
“Cuaca buruk yang terjadi sejak 13 Januari lalu membuat aktivitas pengiriman BBM menjadi terkendala dikarenakan edaran larangan berlayar dari KSOP Kupang. Pasca dilakukannya pemadaman dari PLN imbas menipisnya stok BBM untuk pembangkit, seluruh SPBU tetap beroperasi dengan menggunakan genset dari pagi sampai dengan sore hari,” terang Ahad, Sabtu (24/1/2026).
Selanjutnya Ahad menjelaskan, telah dilakukan penyesuaian penyaluran SPBU kepada masyarakat sejak Kamis lalu (22/1/2026) dengan pertimbangan untuk menjaga stok sembari menunggu update dari KSOP terkait izin berlayar kapal.
“Koordinasi dengan KSOP dan BMKG Rote Ndao terkait kendala cuaca buruk juga telah dilaksanakan untuk update berkala terkait persetujuan berlayar mengingat potensi kondisi stok kritis BBM di Pulau Rote. Paralel, Terminal BBM Tenau sebagai supply point telah mengajukan permohonan prioritas sandar dan loading untuk kapal tujuan wilayah Rote Ndao, termasuk Sabu Raijua. Koordinasi dengan Pemda Rote Ndao dan APH pun dilaksanakan upaya meminimalisir potensi penyalahgunaan seperti pelangsir dan melakukan blokir nopol bagi kendaraan yang terindikasi pelangsir. Terakhir seluruh SPBU telah diarahkan untuk menyalurkan BBM sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengutamakan penjualan kepada kendaraan,” tutup Ahad.
Pertamina menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kesabaran masyarakat atas kejadian yang disebabkan oleh kendala cuaca yang berdampak pada mobilisasi kapal yang mensuplai BBM ke Rote Ndao sehingga mengakibatkan terganggunya jadwal pengiriman BBM.
Masyarakat diharapkan melakukan pembelian secara bijak sesuai kebutuhan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center 135.
Diberitakan sebelumnya, Manager ULP PLN Ranting Rote Ndao, Yohanis Fernandes Lay, ke awak media mengatakan, pemadaman listrik secara menyeluruh di Kabupaten Rote Ndao, diakibatkan karena kapal pengangkut BBM terhalang cuaca buruk, sementara stok BBM (Solar) di ULP PLN Ranting Rote Ndao telah habis.
“Kami lakukan pemadaman bergilir sejak kemarin tanggal 22 Januari 2026 sampai 31 Januari 2026. Hal ini terpaksa kami lakukan untuk menghemat bahan bakar yang sudah menipis akibat dari kapasitas tangki penampungan BBM yang terbatas,” ungkap Yohanis, Jumat (23/1/2026). (TIM/RN)









