Bendera Terbesar di Lembata Berkibar Peringati HUT RI ke-80

oleh -1441 Dilihat
banner 468x60

RADRNTT, Lewoleba – Peringatan 17 Agustus 2025 diwarnai dengan berbagai macam kegiatan dari perlombaan di setiap rukun tetangga, di desa-desa sampai ke kota kelurahan.

Warga RT 40 Kelurahan Selandoro, Kecamatan Nubatukan memperingati hari kebanggsaan dengan hal unik. Mereka mengibarkan bendera terbesar di Lembata dengan ukuran yang tidak seperti biasanya. Bendera dengan total 24 meter persegi berkibar di bukit Merah Putih, Minggu (17/8/2025) pukul 10.30.

Ketua Panitia Kegiatan, Abdul Malik Bungalaleng mengatakan kegiatan tersebut sebagai proses bersatunya masyarakat guna mempererat persatuan sebagai sebuah keakraban masyarakat.

“Kami adakan kegiatan ini untuk keakraban kami sebagai warga RT 40, Warga Selandoro bahkan warga Indonesia,” terang Bungalaleng.

Acara tersebut juga dihadiri dan diresmikan Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq bersama Ketua DPRD Kabupaten Lembata serta Lurah Selandoro Benediktus Baung dan beberapa tokoh lainnya.

Bupati Kanisius dalam sambutannya mengatakan, dengan berkibarnya bendera terbesar adalah sebuah kreasi yang luar biasa berlandaskan persatuan. Kanis juga menerangkan Bukit Merah Putih akan ditata dan dikreasikan bersama komunitas dan masyarakat.

“Akan ada kehadiran Pemda Lembata guna terjawabnya infrastruktur dan hal lainnya. Bisa juga ada patung Prabowo di sini,” ungkap Kanis Tuaq.

Dia menambahkan bahwa penamaan Bukit Merah Putih tersebut sejalan dengan citra merah putih dari pemerintah pusat.

“Di Kabinet Presiden hari ini adalah Kabinet Merah Putih, Program Koperasi Pemerintah Pusat adalah Koperasi Merah Putih ini bisa menjadi ikon persatuan dan aktvitas keindonesiaan lainnya,” tambahnya.

Salah satu Koordinator Forum Pinggir Jalan (FPJ), Safrudin Asun mengatakan kepada media bahwa kegiatan ini didasari oleh semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

“Kami FPJ sangat mendukung acara inovatif ini. Apalagi kedepan kami akan mengadakan beberapa kegiatan Literasi di tempat ini juga. Ini atas dasar kecintaan kami terhadap bangsa dan negara,” ungkap Asun.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Komisi III DPRD, Abdurahman Muhammad dan Perwakilan Pramuka Kwarcab Lembata.

Setelah pengibaran bendera, acara ditutup dengan penandatanganan Plakat Monumen oleh Bupati Lembata dan berfoto bersama. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.