Korwas Dikmensus TTS  Tutup Kegiatan P5 SMAN 1

oleh -1352 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Soe – Koordinator Pengawas (Korwas) Pendidikan Menengah dan Khusus (Dikmensus) kabupaten Timor Tengah Selatan, Jeremias Pelle, M.Pd., menutup kegiatan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMA Negeri 1 Soe yang berlangsung selama enam hari kerja Selasa-Rabu ( 14-17 dan  22-23/ 5/2024) di aula sekolah tersebut.

Dalam sambutan saat  menutup kegiatan tersebut, Jeremias Pelle, mengatakan, kegiatan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini untuk mengukur koneksinya keterampilan peserta didik dengan proses pembelajaran yang telah dilakukan di dalam ruang kelas dan melalui kegiatan ini kita menyiapkan anak-anak Indonesia khususnya kabupaten Timor Tengah Selatan dalam hal ini anak-anak SMA Negeri 1 Soe untuk berpikir global atau tidak terbatas pada diri sendiri.

Selain itu, Jeremias menjelaskan, terkait dengan tema yang diusung yakni Kearifan Lokal menjadi spirit bagi anak-anak tentang Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan bagaimana menata peserta didik menemukan kharisma mengelola pangan local.

Pada tempat yang sama,  Kepala SMA Negeri 1 Soe, Rovis Selan, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada tim P5 yang telah merancang dan mengatur jalannya kegiatan ini secara baik ddan lancar sehingga hari ini merupakan puncaknya karena anak-anak dapat memamerkan hasil karya mereka sebagai bahan bagi juri memberikan penilaian serta disaksikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi yang diwakili Koordinator Pengawas Dikmensus kabupaten TTS, sekretaris camat kota Soe bersama staf, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten TTS.

Selain itu, Rovis, menjelaskan bahwa kegiatan P5 terkait Kearifan Lokal ini merupakan yang terakhir untuk tahun ini  sehingga diharapkan agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan oleh peserta didik pada masa yang akan dating, dirinya  selaku pimpinan sekolah mengapresiasi kolaborasi antara peserta didik dan guru dalam meningkatkan kreativitas serta kerjasama dalam menyukseskan program tersebut.

Sementara salah seorang peserta didik, Alrescha, mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena selain teori di dalam kelas kita dapat mengeksekusinya melalui praktek nyata yakni hasil yang dipamerkan untuk menjadi bahan penilaian oleh guru terhadap peserta didik. Selain itu, diungkapkan Alrescha, Kearifan Lokal yang dilaksanakan dalam kegiatan P5 ini terkait cara mengelola daging Si’i dan Luat sehingga dari sini saya mengetahui bahan-bahan yang digunakan dalam proses pengolahannya. (Albert Baunsele/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.