ATONIK PEDULI dan Yayasan Sahabat Kemuning Indonesia Salurkan Bantuan Korban Gempa Flores NTT

oleh -765 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Borong – ATONIK PEDULI bersama Yayasan Sahabat Kemuning Indonesia (YSKI) melakukan kegiatan bakti sosial (Baksos) menyalurkan puluhan ribu paket Sembako kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara yang terdampak bencana gempa, khususnya masyarakat di sejumlah wilayah di Flores.

Direktur PT OAT MITOKU AGRIO, Suryadi Jaya turut hadir dalam kegiatan tersebut, sebagai perusahaan yang memproduksi ATONIK, sekaligus salah satu pengurus Yayasan Sahabat Kemuning Indonesia. Turut mendampingi Area Manager ATONIK wilayah NTT, Muhammad Ikhsan Kurnianto.

Pelaksanaan Baksos secara bertahap di sejumlah kabupaten dengan melibatkan koordinator wilayah dan tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) setempat. Kehadiran para koordinator wilayah diharapkan dapat memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di lokasi terdampak.

Rangkaian Kegiatan Baksos

Mulai Sabtu, 19 September 2026, kegiatan Baksos dilaksanakan di Desa Sepang dan Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat dengan melibatkan Antonarson selaku Koordinator PPL Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat sebagai koordinator kegiatan.

Sedangkan Minggu, 20 September 2026, kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi, yaitu: Desa Paan Leleang, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, dengan koordinator Maria Yonsa, PPL Kecamatan Kota Komba Utara. Desa Bangka Lelak dan Desa Poco Likang, Kabupaten Manggarai, dengan koordinator Laurensius Gualbertus.

Sementara pada Senin, 21 September 2026 nanti, kegiatan Baksos dilanjutkan di dua lokasi yaitu: Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama Siprianus Jemarut, PPL Kecamatan Reok. Dan Gudang Lawir, Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, bersama Laurensius Gualbertus.

Kemudian pada Selasa, 22 September 2026, Baksos akan dilaksanakan di Borong, Kabupaten Manggarai Timur, dengan koordinator Maria Margareta, PPL Kecamatan Borong.

Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan pada Rabu, 23 September 2026 di Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, dengan koordinator Matilde Aso, PPL Nagekeo.

Wujud Kepedulian

Melalui kegiatan ATONIK PEDULI, ATONIK bersama Yayasan Sahabat Kemuning Indonesia ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak berhenti pada kegiatan usaha, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial dan kemanusiaan.

Suryadi Jaya mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat Flores yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

“Kami hadir untuk berbagi dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Flores. Bantuan ini mungkin tidak dapat menghapus seluruh kesulitan yang mereka alami, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat kepada masyarakat,” ujar Suryadi Jaya.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini dapat terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk koordinator wilayah dan masyarakat setempat yang membantu proses penyaluran bantuan.

Sementara itu, Muhammad Ikhsan Kurnianto selaku Area Manager ATONIK NTT turut memastikan koordinasi di lapangan berjalan dengan baik sehingga kegiatan baksos dapat menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Bersama untuk Flores

ATONIK PEDULI dan Yayasan Sahabat Kemuning Indonesia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari semangat gotong royong untuk membantu masyarakat Flores bangkit kembali setelah bencana.

“Kami berharap masyarakat Flores tetap kuat, saling membantu dan bersama-sama bangkit. ATONIK PEDULI dan Yayasan Sahabat Kemuning Indonesia akan terus berusaha menghadirkan kepedulian melalui kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Suryadi.

Rangkaian kegiatan baksos ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam situasi bencana, kepedulian, solidaritas, dan gotong royong dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat kembali bangkit dan menata kehidupan mereka. ATONIK PEDULI – Bersama Meringankan, Bersama Menguatkan, Bersama untuk Flores.

Menurut data BPBD Provinsi NTT per 15 September 2026 di tujuh kabupaten terdampak tercatat 120 orang meninggal dunia, 1.191 orang luka-luka dan 136.642 warga mengungsi, sementara sedikitnya 86.018 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 573 fasilitas kesehatan, 2.240 fasilitas pendidikan, 535 rumah ibadah dan 566 perkantoran juga tercatat rusak, meskipun tingkat kerusakannya masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.